Berharap FIFA Tak Ubah Keputusan

IMPERIUMDAILY.COM-SURABAYA-Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa berharap FIFA tidak mengubah keputusan terkait tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2021 pasca kerusuhan suporter di Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (29) malam.

“Mudah-mudahan ini tidak mempengaruhi FIFA untuk melihat opsi Jawa Timur sebagai tempat yang dijadikan venue pada saat U-20 tahun 2021,” kata Khofifah Indar Parawansa.

Dilansir dari merdeka.com, Khofifah mengaku kecewa atas kerusuhan berujung pengrusakan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pasca laga Persebaya dan PSS Sleman. Sejumlah material di Stadion GBT dibakar pendukung yang kecewa atas laga yang dimenangkan 2-3 untuk PSS Sleman. Padahal Gelora Bung Tomo Surabaya merupakan satu dari 10 venue yang diusulkan ke FIFA untuk U-20 tahun 2021.

“Karena sudah diputuskan oleh FIFA U-20 tahun 2012, 10 venue salah satu yang diajukan adalah Gelora Bung Tomo. Waktu itu saya langsung mengonfirmasi, pokoknya kita menyiapkan berapa venue yang dibutuhkan, termasuk Stadion Kanjuruhan. Kemudian kita juga menyiapkan Lamongan, karena nanti kalau FIFA menyiapkan visit masih punya opsi,” jelasnya.

Sebagai warga Surabaya, Khofifah menegaskan kejadian tersebut diharapkan menjadi yang terakhir. Upaya-upaya untuk menjaga perdamaian di antar suporter juga sudah banyak dilakukan, kendati memang tetap harus dibangun semangat-semangat kearifan sebagai suporter. Suporter dalam setiap pertandingan harus siap menghadapi kekalahan dan siap menjadi pemenang.

“Kita mencintai olahraga, olahraga mengajari sportivitas. Ada kalanya menang, ada kalanya belum menang atau kalah. Rupanya di antara saudara saya Bonekmania ada yang tidak siap menerima kekalahan itu. Ini butuh waktu untuk terus membangun wisdom. Jadi harapan kita semua, yang kemarin itu yang terakhir,” tegasnya.

Sementara terkait nilai kerusakan, Khofifahmengaku masih dilakukan identifikasi oleh tim dari Kesbangpol Propinsi Jawa Timur. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *