Danau Kelimutu Punya Panorama Sunrise Terbaik se-Jagat

IMPERIUMDAILY.COM-NTT – Nusa Tenggara Timur memiliki beragam potensi wisata alam yang ciamik dan wajib dikunjungi. Danau Kelimutu salah satunya. Danau Kelimutu dikenal juga dengan nama Danau Tiga Warna. Lokasinya di puncak Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, NTT.

Danau Kelimutu terdiri dari tiga buah danau. Masing-masing punya warna air yang berbeda. Yakni biru, putih dan merah. Kadang-kadang juga ada yang hijau. Uniknya, warna ini bisa berubah-ubah seiring perjalanan waktu.

Selain keindahan danau, panorama alam pegunungan Kelimutu yang masih asri siap memanjakan para wisatawan asing maupun lokal yang berkunjung kesana.

Dilansir dari IDNtimes.com, secara geografis, Danau Kelimutu berada di dalam kawasan Taman Nasional Kelimutu, Kabupaten Ende. Untuk menuju Danau Kelimutu, biasanya perjalanan dimulai dari pusat Kota Ende.

Dari Kota Ende, kemudian menuju ke desa di kaki Gunung Kelimutu, yakni Desa Moni. Jarak Desa Moni menuju gerbang Taman Nasional Kelimutu bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit.

Selain bisa diakses melalui Kota Ende, Desa Moni juga bisa diakses melalui Labuan Bajo. Dari Labuan Bajo, perjalanan menggunakan bus atau mini bus jurusan Maumere, kemudian turun di Desa Moni.

Taman Nasional Kelimutu merupakan destinasi wisata yang murah meriah. Pengunjung cukup menyiapkan uang tak sampai Rp20 ribu untuk tiket masuk. Sementara untuk wisatawan asing, harga tiketnya sekitar Rp150 ribu.

Selain pembayaran tiket masuk tunai , pengelola sudah menerima alat pembayaran non-tunai, seperti kartu kredit dan debit.

Untuk penginapan, wisatawan bisa menyewa penginapan yang ada di Desa Moni, yang juga merupakan gerbang awal masuk Taman Nasional Kelimutu. Di Desa Moni, banyak yang menawarkan penginapan dengan tarif yang bervariasi mulai dari harga Rp. 150.000 per malam.

Selain penginapan, warga sekitar juga menyediakan penyewaan sepeda motor untuk wisatawan yang ingin berkeliling menikmati pemandangan di Desa Moni.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Kelimutu adalah sebelum matahari terbit atau sunrise. Karena Danau Kelimutu memang dikenal memiliki panorama sunrise terbaik di dunia. Maka, wisatawan disarankan untuk bermalam di Desa Moni agar bisa memulai perjalanan menuju Danau Kelimutu sekitar pukul 03.30 pagi.

Setiap danau di Kelimutu punya mitosnya tersendiri. Danau biru dikenal dengan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yaitu tempat berkumpulnya jiwa orang yang sudah meninggal. Danau merah dikenal dengan Tiwu Ata Polo yaitu berkumpulnya jiwa manusia yang meninggal dan semasa hidupnya melakukan kejahatan. Kemudian yang terakhir, ada danau putih atau Tiwu Ata Mbupu yaitu tempat jiwa orang-orang tua.

Warna setiap Danau Kelimutu tidak selalu sama. Kadang bisa hijau, hitam, juga biru. Tidak bisa diprediksi. Jika dilihat dari sisi ilmiah, hal tersebut disebabkan oleh kandungan mineral, lumut, dan batuan yang ada di dalam kawah, serta pengaruh cahaya matahari.

Danau Kelimutu dikenal juga dengan Danau Tiga Warna (Foto: florestourism.com)

Setelah selesai menikmati panorama Danau Kelimutu di pagi hari, wisatawan juga bisa menikmati panorama alam di Desa Moni yang tidak kalah memesona.

Desa ini memiliki pemandangan berupa perbukitan serta sawah dengan sistem terasering. Selain itu, wisatawan juga bisa mengunjungi Air Terjun Moni yang yang keindahannya luar biasa. Lokasinya hanya sekitar dua kilometer dari Danau Kelimutu. (idntimes/mel/yos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *