Maulid Nabi di Monas, Habib Nabiel Sampaikan Pesan Penting

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Peringatan Maulid Nabi SAW digelar di Monas, Sabtu (9/11) pagi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono tak bisa hadir dalam acara tersebut.

Sampai berakhirnya kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Rasulullah SAW itu, keduanya tak datang di lokasi.

Kesibukan menjadi alasan tak bisa hadirnya Anies dan Gatot Eddy. “Jadi Pak Anies Baswedan dan Kapolda hari ini berhalangan. Biasanya memang kami mengundang Pak Kapolda, Pak Gubernur, Pak Pangdam. Tapi, Gubernur ada acara yang tak bisa ditinggal,” tututr Pembina Majelis Rasulullah SAW, Habib Nabiel Bin Fuad Almusawa seperti dilansir dari kumparan.com.

Akan tetapi, meski dua tokoh tersebut tidak bisa hadir, ada yang lebih penting dari peringatan Maulid Nabi tersebut. Yakni pesan bahwa kegiatan ini bisa menjadi titik balik untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Setelah sebelumnya Indonesia, khususnya DKI Jakarta, terpecah satu sama lain ketika perjuangan pemilu.

“Jadi pesan kami bahwa mari kita jadikan momentum untuk sarana kesatuan dan persatuan. Kita merasa betapa beratnya bangsa ini karena perjuangan pemilu terpecah satu sama lain. Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi jadi sarana pemersatu bahwa Muslim itu satu umatnya Nabi Muhammad SAW,” tutur Nabiel.

Selain itu, dia juga memberikan pesan kepada pemimpin-pemimpin di tanah air. Ia mengimbau, agar Nabi Muhammad SAW yang mengayomi umatnya bisa menjadi teladan ketika memimpin bangsa.

“Jadi mungkin kepada para pemimpin, pesan kami satu bahwa kalian semua baik itu anggota DPR, presiden, itu dipilih oleh rakyat. Maka pesan kami adalah utamakan rakyat dibanding semua yang lain. Dahulukan rakyat dibanding dengan yang lain,” kata Nabiel.

“Dengan itu insyallah semua rakyat akan mendukung dan mendoakan menyukseskan program pemerintah,” tutur Nabiel. (kumparan/li)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *