Puluhan Gempa Susulan Terjadi Hingga Siang Hari

IMPERIUMDAILY.COM-MANADO – Gempa susulan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara masih terjadi hingga siang hari. Gempa susulan itu rentetan gempa besar pertama bermagnitudo 7,1 skala richter pada Jumat 15 November 2019 sekitar pukul 00.17 WITA.

Sepanjang dini hari hingga pagi pukul 09.00, sedikitnya ada 81 gempa susulan. “Sampai hari ini pukul 09.00 WIB (10.00 WITA), telah tercatat 81 kali gempa susulan dan diantaranya ada tujuh kali yang terasa,” ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmay Triyono di Kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019), dikutip dari detik.com.

Gempa susulan yang cukup besar berkekuatan M 5,9 yang terasa hingga Manado. Gempa ini terjadi di titik 73 LU-126.39 BT atau kira-kira 140 kilometer barat laut Halmahera Barat. Kedalaman pusat gempa 10 kilometer. Gempa ini tercatat Jumat 15 November 2019 pukul 08.17 WIB.

“Ini gempa susulan,” sebut Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun Edwarr H Mengko seperti dilansir Antara.

Sebelumnya pukul 04.12 WIB juga tercatat gempa susulan bermagnitudo 6,1. BMKG mendeteksi gempa berlokasi di Jailolo Malut. Gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.

Sementara itu, hingga siang hari dilaporkan sejumlah bangunan di Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara rusak akibat gempa M 7,1 tengah malam tadi.

“Sesuai laporan hingga siang ini khususnya di Pulau Batang Dua Ternate, korban luka 2 orang, rumah rusak ringan 5 unit, rumah retak 12 unit dan gereja rusak ringan sebanyak 3 unit,” kata Kepala BPBD Malut, Karim Buamona seperti dilansir Antara, Jumat (15/11/2019) siang.

Dua korban luka ada di Pulau Mayau yaitu Delvi Peo dan Mesin Bunga.

Menurut dia, warga saat ini dilaporkan beraktivitas normal. Malam nanti, warga ingin kembali ke pengungsian di lokasi yang tinggi untuk mengantisipasi hal-hal yang mereka tidak inginkan.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan BMKG, BPBD kabupaten/kota dan sektor terkait untuk mengidentifikasi korban kerusakan dan kerugian akibat gempa bumi tersebut,” jelas Karim.

BPBD Malut sementara telah membuka posko sementara kawasan Hasan Esa Kota Ternate. (yos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *