Gus Hilman Wajdi Putra Alm KH Hasyim Muzadi Meninggal karena Kecelakaan

IMPERIUMDAILY.COM – MALANG – Ponpes Al-Hikam tengah berduka. Gus Hilman Wajdi, Pengasuh Pesantren Mahasiswa, sepeninggal pendiri sekaligus sang ayah, KH. Hasyim Muzadi tersebut meninggal dunia karena kecelakaan di tol Pandaan-Malang, Rabu (18/12) dinihari.

Sejak pagi, beberapa grup Whatsapp sudah diramaikan dengan kabar duka salah ulama di Kota Malang tersebut. Gus Hilman meninggal dunia akibat sebuah kecelakaan di tol Pandaan Malang KM 33, sekitar pukul 03.00 WIB. Kecelakaan terjadi, setelah kendaraan yang ditumpanginya yakni Toyota Innova, yang dikemudikan Moch. Izza Arroziq menabrak truk Nissan dari belakang.

Diduga, pengemudi mengantuk dan menabrak truk yang sedang berjalan di jalur lambat. Kendaraan yang ditumpangi Gus Hilman pun ringsek bagian kap depan dan bodi.

“Semula kendaraan Toyota Inova berjalan dilajur cepat dengan kecepatan sekitar 100 km/ jam dari arah Surabaya menuju ke malang sesampainya di TKP km 63/A pengemudi lelah dan mengantuk sehingga menabrak kendaraan truck nisan yg berjalan dijalur lambat dri arah belakang sehingga mengakibatkan penumpang kendaraan Toyota Inova mengalami luka-luka dan MD di RS Lawang Medika,” terang dari Laporan Kecelakaan Ditlantas Polda Jatim.

Gus Hilman Wajdi merupakan pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang sepeninggal pendiri pondok ini, sang ayah, KH Hasyim Muzadi, pada 2017 silam.

Almarhum mengelola dua Ponpes Al Hikam, yaitu di Jalan Cengger Ayam, Kota Malang, dan di Kota Depok, Jawa Barat. Dua pesantren ini menampung para mahasiswa baik mahasiswa yang kuliah di luar pondok, maupun mahasiswa yang menempuh studi di Al Hikam sebagai santrinya.

Almarhum diketahui dalam perjalanan pulang setelah mengantar putri pertamanya mondok di Pondok Tahfidz Qur’an Jepara sejak Selasa (17/12) pagi.

“Almarhum baru mengantar putrinya yang mondok di Jepara. Berangkatnya itu Selasa (17/12) pagi. Yang diantar itu putri sulung, beliau anaknya empat, dua putri dan dua putra,” kata adik ipar Almarhum H Hilman Wajdi, Edy Hayatullah.

Gus Hilman meninggal diusia 43 tahun. Jenazah sudah tiba di rumah duka, di lingkungan Pesantren Mahasiswa Al Hikam Malang sejak pukul 06.00 WIB.

Sementara itu, Edy mengakui dari pihak keluarga belum mengetahui kronologi pasti kecelakaan yang dialami oleh Almarhum. Namun keluarga mengetahui almarhum diantar oleh salah seorang santri ketika perjalanan menuju dan setelah dari Jepara.

“Satu mobil itu ada dua orang, Almarhum diantar oleh salah seorang santri,” ungkapnya.

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di kawasan kediaman lama KH Hasyim Muzadi, yang masih berada di lingkungan Pondok Pesantren Al Hikam.

“Rencananya sehabis dhuhur akan dimakamkan di sekitar kediaman Abah yang lama,” sebutnya. (top)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *