Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang di Pagaralam, 24 Penumpang Meninggal

IMPERIUMDAILY.COM-PAGARALAM– Kecelakaan maut dengan 24 korban meninggal terjadi di Pagaralam, Senin 23 Desember 2019 malam pukul 23.15 WIB. Selain itu dilaporkan sedikitnya 13 orang luka berat dan ringan.

Bus yang celaka adalah bus Sriwijaya Jenis Mitsubishi Fuso BD 7031 AU rute Bengkulu – Palembang. Bus berpenumpang 54 orang terjun ke jurang sedalam 75 meter di Liku Lematang Desa Perahu Dempo Kota Pagaralam.

Humas Kantor SAR Kelas B Palembang, Rio Taufan, Selasa, mengatakan korban meninggal dan selamat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Besemah Pagaralam untuk diidentifikasi.

“Itu data sementara yang kami dapat, karena personel masih proses evakuasi,” ujar Taufan.

Menurut Taufan, tim gabungan Polres Pagaralam, Satpol PP Pagaralam, BPBD Pagaralam, Tagana Pagaralam dan warga setempat masih berupaya menyisir lokasi kecelakaan di sungai berbatu yang ada di bawah jurang.

Untuk membantu pencarian tim mengerahkan 1 unit truk pos, 1 set peralatan pendakian, 3 unit HT dan 1 unit GPS Pos Sar Pagaralam. “Kondisi lokasi memang curang atau ekstrim,” kata Taufan.

Informasi yang dihimpun dari beragam sumber, bus yang disopiri Fery tersebut awalnya mengangkut 27 penumpang saat berangkat. Namun dalam perjalanan jumlah penumpang menjadi 54 penumpang dalam perjalanan.

Sebanyak tujuh dari 24 korban meninggal dunia kecelakaan Bus Sriwijaya berhasil teridentifikasi.

Berdasarkan data RSUD Besemah Pagaralam, Selasa, dari tujuh korban meninggal dunia termasuk di antaranya sopir bus atas nama Fery dan kernet bus atas nama Yuda.

Berikut tujuh nama korban meninggal dunia tersebut:

  1. Fery (sopir), alamat Kota Bengkulu
  2. Yuda Sanjaya(kernet), alamat Empat Lawang, Sumsel
  3. Ilyas, alamat Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumsel
  4. Warsono, alamat Jalan Sabar Jaya, Banyuasin, Sumsel
  5. Imron, alamat Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu
  6. Ali Jaya, alamat Jalan Bandara, Bengkulu
  7. Feri, alamat Belakang Pondok Kecamatan Batu Samban, Bengkulu

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Benteng Telau, mengatakan sementara jumlah korban meninggal 24 orang dan sedikitnya 13 penumpang selamat namun luka-luka.

Berikut nama korban selamat yang teridentifikasi:

  1. Basarudin, 43 tahun, Dagang, Ds. Semarang Kec. Tanjung Serut Kota Bengkulu.
  2. Hepriadi, 31 tahun, Kuli Bangunan, alamat Ds. Salak Tiga Kec. Panorama Kota Bengkulu.
  3. Hasanah, 52 tahun, IRT, Ds. Tanjung Suko Kec. Indralaya Kab. OI.
  4. Sukiyem, 43 Tahun, Tani, Ds. Lubuk Selandak Kec. Terambang Jaya Kota Prabumulih.
  5. Aisyah Awaliah Putri, 9 Tahun, Pelajar, Jl. Salak Kota Bengkulu.
  6. Ariri, 14 Tahun, Pelajar, Ds. Perajin Kab. Banyuasin.
  7. Lukman, 43 Tahun, Swasta, Jl. Budi Utomo Kel. Sungai Hitam Kec. Muara Bangka Hulu Kota Bengkulu.
  8. Aldi, 18 Tahun, Pelajar, Ds. Jejawi Kab. OKI.
  9. Riduan, 44 tahun, Tukang Jahit, Ds. Kinono Sari Kel. Banjar Sari Kab. Enggano Bengkulu Utara.
  10. Darusalam, 35 Tahun, Pandai Besi, Ds. Sakatiga Kab. OI.
  11. Riki, 25 Tahun, Ds. Kemang Kec. Tebing Tinggi Kab. Empat Lawang.
  12. Haris Krisyanto, 19 tahun, TOT, Ds. Alas Bangun Kec. Pinang Raya Bengkulu Utara.
  13. Khadijah, 68 tahun, IRT, Perumnas Baru Blok A2 Kab. Bengkulu.

“Itu data sementara, karena personil masih proses evakuasi,” ujar Benteng. (yos/ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *