Candi Penataran Membuktikan Nusantara Peradaban Dunia

NUSADAILY.COM – BLITAR – Benarkan nenek moyang bangsa Nusantara dulu pernah menjadi pusat peradaban dunia? Ada yang mengatakan dulu Nusantara pernah menjadi pusat peradaban dunia. Hal itu bisa dibuktikan dengan relief-relief di Candi Penataran yang berada di Kabupaten Blitar Jawa Timur.

Menurut Mashudi Antoro dalam http://membuka-misteri.blogspot.com/ Keunikan arsitektur bangunan candi yang ada di Nusanatara, khususnya di pulau Jawa adalah bukti akan kehebatan nenek moyang bangsa Nusantara. Sistem pertanian yang canggih telah ada sejak dahulu kala. Belum lagi ditinjau dari kekayaan hasil tambangnya. Karya agung semacam candi lengkap dengan arca dan reliefnya hanya dapat dihasilkan oleh bangsa dengan kebudayaan yang tinggi. Dan bangsa dengan kebudayaan tinggi sangat mungkin memiliki kekuatan militer yang unggul.

Relief yang terdapat di Candi Penataran ini. Ada sebuah pertempuran antara pasukan yang bisa dianggap berasal dari bangsa Nusantara, dan yang satu lagi adalah pasukan yang berdandan mirip dengan bangsa Amerika, seperti halnya bangsa-bangsa Aztec dan Maya.

Dugaan sebagai relief bangsa Aztec itu terlihat dari relief tanaman kaktus yang ada di candi. Berasal dari manakah tanaman kaktus? Apakah di wilayah Nusantara pada waktu itu telah ada tanaman kaktus? Jawabannya tidak! Tanaman kaktus hanya ada di benua Amerika!

Selain itu ada relief wajah dengan lidah menjulur yang ada relief Candi Penataran sama dengan dengan arca kepala dengan lidah menjulur yang ada di Tlaltechutli, Mexico City.Ada juga arca Dwarapala (raksasa penjaga pintu gerbang) yang berada di Candi Penataran. Akan tetapi terletak di manakah “arca Dwarapala” pada foto sebelah kanan? Jawabannya terletak di kompleks kuil Chichen Itza peninggalan suku Maya, yang saat ini terletak di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah. Bukankah foto ini menunjukkan kemiripan yang luar biasa?

Selain itu masih banyak relief lain di Candi Penataran yang menggambarkan orang-orang yang diduga berasal dari peradaban bangsa lain. (aka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *