Candi Sawentar, Candi Dewa Matahari yang Dulu Terpendam Abu Gunung Kelud

IMPERIUMDAILY.COM – BLITAR – Di Kabupaten Blitar terdapat candi kecil yang namanya tercatat di kitab Negarakertagama yaitu Candi Sawentar. Lokasinya berada di Desa Sawentar, Kanigoro Kabupaten Malang. Candi Sawentar disebut juga Lwa Wentar sebagai salah satu tempat yang dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk, seperti yang diungkapkan dalam kitab itu menyebutkan daerah bernama “Lwa Wentar”.

Dalam Pupuhnya disebutkan,
“Ndan ring śaka tri tanu rawi ring wēsākā, śri nāthā mūja mara ri palah sābŗtya, jambat sing rāmya pinaraniran lānglitya, ro lwang wentar manguri balitar mwang jimbē”

Artinya:
Lalu pada tahun saka Tritanurawi—1283 (1361 Masehi) Bulan Wesaka (April-Mei), Baginda raja memuja (nyekar) ke Palah dengan pengiringnya, berlarut-larut setiap yang indah dikunjungi untuk menghibur hati, di Lawang, Wentar, Manguri Balitar dan Jimbe.

Dari ulasan Kitab Negarakretagama di atas diketahui nama Lwa Wentar yang berada di dekat Jimbe dan Blitar. Pada saat ini hanya dijumpai satu wilayah yang memiliki toponimi sama dengan Lwa Wentar, yakni Sawentar, yang juga terdapat situs di wilayah tersebut. Bangunan candi ini dahulunya merupakan sebuah kompleks percandian, karena disekitarnya masih ditemukan sejumlah pondasi yang terbuat dari bata, dan candi ini diduga didirikan pada awal berdirinya Kerajaan Majapahit.

Ketika ditemukan candi ini tertimbun tanah dari bagian tengah hingga bawahnya. Pada tahun 1915 dan tahun 1920 – 1921 Oudheidkundige Dienst (Dinas Purbakala) Hindia Belanda melakukan penggalian pada bagian bawah candi yang tertimbun lahar Gunung Kelud. Diketahui Gunung Kelud yang dituliskan dalam prasasti Palah, merupakan tempat dari Sang Hyang Acalapati atau dewa gunung yang pada masa Kertajaya diagungkan agar tidak murka.

Hal ini juga diketahui dari bukti dan catatan geografis yang mengatakan bahwa Gunung Kelud sering meletus. Dari sini dapat dipastikan bahwa situs-situs sekitar Gunung Kelud termasuk Sawentar tertimbun abu vulkanik. (aka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *