Tunggu Drawing, Fase Grup Liga Champions Hadirkan Rekor

IMPERIUMDAILY.COM – NYON – Sebanyak 16 klub yang lolos Liga Champions kini menunggu drawing atau pengundian. Mereka akan mengetahui siapa saja lawan dalam satu grup setelah drawing dilakukan di Nyon, Swiss pada Senin (16/12/12/2019) mulai pukul 12.00 waktu setempat atau 18.00 WIB. 

Sebanyak 16 tim menjadi peserta drawing 16 besar Liga Champions tersebut. Tercatat 8 klub unggulan bakal dipasangkan dengan 8 klub non-unggulan.

Klub-klub unggulan yang merupakan para pemuncak klasemen fase grup adalah PSG, Bayern Munchen, Manchester City, Juventus, Liverpool, Barcelona, RB Leipzig, dan Valencia.

Delapan klub non-unggulan yang merupakan para runner-up fase grup adalah Real Madrid, Tottenham Hotspur, Atalanta, Atletico Madrid, Napoli, Borussia Dortmund, Lyon, dan Chelsea.

Dalam drawing 16 besar ini, klub tidak akan dipertemukan dengan klub dari grup sama di fase grup sebelumnya. Klub juga belum bisa bertemu dengan klub dari satu negara.

Klub-klub unggulan bakal memainkan partai kandang pada leg kedua babak 16 besar.

Ke-16 klub itu lolos ke babak perdelapan final setelah melalui fase grup yang dipenuhi catatan rekor seperti dilansir dari bolasports.com (blo/wan)

Rekor  Fase Grup Liga Champions 2019-2020:

  1. Sebanyak 308 gol tercipta di fase grup. Jumlah ini adalah terbanyak sepanjang sejarah dengan rekor sebelumnya tercatat pada musim 2017-2018 (306 gol).
  2. Ada 34 kemenangan tandang di fase grup musim ini, menyamai rekor pada edisi 2019-2020.
  3. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut semua klub Liga Inggris berhasil lolos dari fase grup ke babak 16 besar.
  4. Bayern Mjnchen menjadi kontestan fase grup terbaik sepanjang sejarah dengan selalu menang dalam 6 pertandingan dan mengukir selisih gol +19.
  5. Erling Braut Haaland (RB Salzburg) menjadi pemain U-20 pertama sepanjang sejarah yang mampu mencetak gol dalam 5 pertandingan beruntun.
  6. Atalanta menciptakan sejarah menjadi klub pertama yang bisa lolos ke fase gugur setelah selalu kalah dalam tiga pertandingan pertama fase grup.
  7. Saat menjebol gawang Olympiacos pada matchday 5, Harry Kane (Tottenham Hotspur) menjadi pemain tercepat yang bisa mencapai koleksi 20 gol (24 pertandingan).
  8. Ansu Fati (Barcelona) menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah saat menjebol gawang Inter Milan pada matchday 6 saat masih berusia 17 tahun 40 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *