Dalam Rapat Angket Fariz Disebut Orang Dekat Bupati Faida oleh Para Konsultan

IMPERIUMDAILY.COM – JEMBER – Tersangka kasus korupsi rehabilitasi Pasar Manggisan Muhamad Fariz Nurhidayat, namanya kembali mengemuka sebagai orang dekat Bupati Jember Faida yang menguasai banyak proyek.

Hal itu terjadi saat Panitia Angket DPRD Jember meminta keterangan sebanyak 5 orang pelaku jasa konsultan yang dihadirkan dalam rapat dengar pendapat di Gedung Dewan pada Senin, 27 Januari 2020.

Menurut Wakil Ketua Panitia Angket David Handoko Seto, kelima orang tersebut mengaku perusahaannya dipinjam-pakai oleh Fariz.

“Sementara identitas kelima konsultan kami kami rahasiakan dulu untuk kepentingan penyelidikan yang dilakukan Panitia Angket. Rapatpun kami mohon maaf ke media karena tertutup,” sergahnya.

Peminjaman perusahaan dipercayakan, lantaran Fariz mengaku memiliki kedekatan dengan Bupati Faida.

Para pemilik perusahaan semakin yakin dan percaya dengan pengakuan itu, karena Fariz selalu dapat proyek baik yang jenis penunjukan langsung maupun lewat jalur tender atau lelang.

“Aksi Fariz sejak tahun 2017 sudah pinjam-meminjam bendera (perusahaan) untuk banyak proyek sampai 2019,” ungkap legislator Partai NasDem ini.

Awal munculnya nama Fariz pasca ambruknya proyek Kantor Kecamatan Jenggawah pada 3 Desember 2019 lalu. (nusadaily.com/Sutrisno)

David menyampaikan, jika merujuk pengakuan kelima konsultan yang memberi pengakuan, Fariz bertindak curang sekaligus serakah.

Pasalnya, perusahaan dipinjam dengan akad sekali pakai untuk suatu proyek. Namun, berikutnya digunakan menggarap proyek lain tanpa membicarakannya dengan pemilik perusahaan.

“Tiba-tiba ada transfer uang masuk ke rekening dan ternyata itu fee dari Fariz. Jika dipersentase, pemilik perusahaan hanya mendapat bagian 8 persen, sedangkan Fariz menikmati 92 persen dari nilai proyek jasa konsultan,” jelas David.

Kelima perusahaan dipastikan dipakai Fariz untuk menggarap jasa konsultan diantara 22 proyek rehabilitasi kantor kecamatan yang pos anggarannya berada di Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya.

“Para konsultan yang hadir, dalam waktu dekat akan mengembalikan uang fee dari Fariz. Rencanya uang tersebut dikembalikan ke Kas Daerah sebagai pertanggungjawaban moral,” ujarnya.

David mengemukakan, para konsultan itu juga melaporkan Fariz ke Polres Jember, karena diyakini telah melakukan pemalsuan dokumen, tanda tangan , serta tindak pidana penipuan.

Politisi yang juga Ketua Komisi C itu kembali mewanti-wanti agar tidak mempublikasikan identitas untuk sementara waktu.

“Untuk menjaga supaya mereka aman, tidak mendapat intimidasi sampai kasus yang dilaporkan ditangani oleh aparat penegak hukum dan Panitia Angket yang bekerja maksimal 60 hari mengumumkan hasilnya,” pungkas David.

Seperti diketahui, Fariz kini dijebloskan oleh Kejaksaan Negeri Jember kedalam Lapas Kelas II A Jember dengan status tersangka korupsi proyek Pasar Manggisan.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember Setyo Adhi Wicaksono juga mengungkap, bahwa Fariz terlibat di banyak proyek Pemkab Jember.

“Proyek-proyek RTH (ruang terbuka hijau) juga dia (Fariz) yang merencanakan,” tuturnya saat penetapan tersangka Fariz pada Kamis, 23 Januari 2020 lalu. (Sut)

0 thoughts on “Dalam Rapat Angket Fariz Disebut Orang Dekat Bupati Faida oleh Para Konsultan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *