Dalam Seminggu 15 Pelaku Kriminalitas Diamankan, 10 Diantara Pejudi Togel

NUSADAILY.COM – TULUNGAGUNG – 15 Pelaku kriminalitas yang diamankan selama seminggu terakhir ini dipamerkan Polres Tulungagung kepada awak media dalam Press Release yang digelar di halaman Mapolres Tulungagung, pada Kamis (30/01) pagi.

Dari 15 tersangka berbagai kasus tindak kejahatan tersebut, 10 diantaranya merupakan pelaku tindak pidana judi togel dan judi online, kemudian 5 lainnya merupakan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, penganiayaan, penipuan penggelapan dan ilegal logging.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, sebagian besar pengungkapan kasus tersebut merupakan buah kerja keras anggota unit reskrim Polsek jajaran dan tim anti bandit Macan Agung Polres Tulungagung.

Sesuai dengan perintah yang telah disampaikan kepada jajarannya untuk mengungkap kasus penyakit masyarakat yang ada di Kabupaten Tulungagung, mulai dari peredaran miras dan perjudian toto gelap dan judi Online.

“Kasus paling banyak itu Judi, ada Judi togel dan judi online, sisanya ada penganiayaan, penggelapan, ilegal loging dan, pencurian dengan pemberatan” jelasnya.

Pandia menjelaskan, 2 kasus penganiayaan diungkap polsek Sendang dan Polsek Sumbergempol, penganiayaan yang terjadi di dua wilayah tersebut merupakan penganiayaan yang melibatkan keluarga, awalnya peristiwa tersebut diupayan selesai saat mediasi namun faktanya korban tidak terima dan memilih untuk melanjutkannya dengan melaporkannya kepada polisi.

“Penganiayaan diungkap oleh anggota di Polsek Sumbergempol dan Sendang, modusnya korban dan tersangka ini satu keluarga tapi terlibat penganiayaan” ujarnya.

Sementara kasus itu penipuan dan penggelapan diungkap oleh unit Reskrim Polsek Pakel, modus yang digunakan oleh tersangka Gato adalah dengan menyewa mobil pickup dengan perjanjian ongkos sewa sehari sebesar 150 ribu rupiah, namun setelah lebih dari 6 bulan menyewanya, pemilik pickup hanya diberi uang 1 juta rupiah.

“Pelakunya ini meminjam mobil terus saat diminta untuk kembali itu alasannya macam macam, diluar kotalah, sampai baru dikembalikan setelah 6 bulan dan pemilik dikasi uang 1 juta” terangnya.

Masih menurut Pandia, salah satu kasus yang menyita perhatian dan berhasil diungkap oleh unit Reskrim Polres Tulungagung adalah pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh Ferdhy Setiawan (24) warga desa Gedangsewu kecamatan Boyolangu di bekas gedung Radio Kembang Sore. Untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya bekerjasama dengan anggota Polrestabes Surabaya dan menangkap tersangka dalam pelariannya di Surabaya.

“Sebenarnya kita sudah pantau tersnagka ini, tapi yang bersangkutan berupaya melarikan diri ke Surabaya, akhirnya kita amankan disana” pungkasnya. (fim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *