Harga Cabai Merah di Bandarlampung Melonjak 50 Persen

IMPERIUMDAILY.COM-BANDARLAMPUNG – Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kota Bandarlampung melambung tinggi, dari semula Rp40.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

“Kenaikan harga cabai ini naik dari sebelum Tahun Baru 2020,” kata salah seorang pedagang di Pasar Tugu Kota Bandarlampung, Ayu, di Bandarlampung, Senin 6 Januari 2020.

Ia menjelaskan bahwa harga tersebut beranjak naik karena dampak musim hujan yang melanda daerah di Jawa. Sehingga ongkos barang menjadi lebih mahal.

Ia mengatakan ketika masuk musim hujan, pertanian juga terkendala untuk panen. Bila pun ada barang, kondisinya lebih jelek dari biasanya karena basah.

“Rata-rata pasar di sini mengambil barang dari Pulau Jawa, ada cabai di Lampung tapi bentuknya keriting dan tidak bagus,” katanya.

Seorang pedagang di Pasar Tamin, Syamsi, mengatakan kenaikan cabai tersebut secara bertahap.

“Sebelum malam tahun baru harga di sini mencapai Rp45.000 per kilogram tapi masuk awal tahun naik drastis menjadi Rp60.000 per kilogram,” kata dia.

Ia mengungkapkan, selain harga cabai merah yang mengalami kenaikan, sejumlah komoditi juga melambung. Diantaranya harga cabai rawit dari Rp20.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Harga bawang merah dari Rp17.000 menjadi Rp32.000 per kilogram, bawang putih naik tipis dari Rp24.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, dan tomat Rp7.000 menjadi Rp10.000 per kilogram. (ant/yos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *