Kini Ramai-Ramai Konflik di Natuna, Dulu Raja Singhasari Berani Tantang China

NUSADAILY.COM – Ramai-ramai konflik di kepulauan Natuna antara Indonesia dengan China mengingatkan kita atas keperkasaan salah seorang raja Nusantara yang bernama Kertanegara, Raja Singhasari yang sama sekali tidak takut melawan China yang waktu itu dikuasai Mongol. Raja Singhasari dengan tega merusak wajah utusan Khubilai Khan yang bernama Meng Qi.

Konon, selain merusak wajah Raja Kertanegara itu juga memotong telinga Meng Qi. Padahal Meng Qi diutus oleh kaisar untuk meminta Singhasari tunduk kepada Khubilai Khan yang saat itu pengaruhnya sangat besar di Asia. Semua daerah di Asia telah diincar dan diminta mengakui kebesaran Mongol.

Jawa pun tak luput dari incaran Mongol itu. Kertanegara, Raja Singhasari yang menyadari kondisi itu mempersiapkan diri demi membendung pengaruh Khubilai Khan.

Dalam catatan sejarah seperti yang dilansir historia.id, beberapa kali Khubilai Khan mengirim utusan ke Jawa, pada 1280, 1281, dan 1286. Dia menuntut Kertanagara mengakui kekuasaannya dengan mengirimkan anggota keluarga Singhasari ke istananya di Beijing.

Namun, Kertanagara justru merusak wajah Meng Qi, utusan Mongol terakhir pada 1289, sebagai wujud pernolakan.

Kertanagara berani melawan Khubilai Khan diduga karena jarak yang jauh dan merasa tidak mungkin akan menyerang ke Singhasari. Namun Rupanya prediksi itu salah, Khubilai Khan malah mengirim pasukan yang sangat besar untuk menyerang Singhasari.

Namun untungnya, sampai di Jawa Kertanegara telah wafat di tangan Jayakatwang Raja Gelang-Gelang yang dulu adalah bawahan Singhasari.

Mengetahui kondisi ini, menantu Kertanegara yang bernama Raden Wijaya membuat siasat dengan meminta bantuan tentara Mongol untuk menyerang Jayakatwang.

Ada yang mengatakan ketika itu Raden Wijaya menyampaikan kepada pasukan Mongol bahwa Raja Kertanegara adalah Jayakatwang itu. Sehingga dengan penuh semangat pasukan Mongol menyerang Jayakatwang hingga terbunuh.

Dari kejadian tersebut, Raden Wijaya kembali membikin taktik dengan membunuh para tentara Mongol dan mengusir sebagiannya untuk pulang ke China.

Kemudian setelah itu Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit di hutan Tarik. Yang mana kerajaan Majapahit bisa menjadi kerajaan yang lebih besar dari Singhasari. (aka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *