Komunitas Yahudi dan Arab di Surabaya Pernah Tawuran

IMPERIUMDAILY.COM – Sebagai kaum minoritas, kaum Yahudi di Indonesia sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan, baik oleh Pemerintah maupun oleh masyarakat. Hal itu terkait dengan stigma bahwa mereka adalah antek-antek Zionis Israel.

Barangkali sebagian masyarakat marah karena di Negara aslinya mereka menindas bangsa Palestina. Yang mana penindasan oleh bangsa Israel tersebut sangat menyakiti umat Islam.

Salah satu bentuk ketidaksukaan sebagian masyarakat terhadap warga keturunan Yahudi pernah terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Yaitu kasus tawuran masal antara komunitas Arab dengan komunitas Yahudi di daerah Pasar Besar, Surabaya pada dekade tahun ’70-an. Kedua suku tersebut saling menyerang untuk mempertahankan eksistensinya.

Berdasarkan ulasan di wikipedia, Pernah juga terjadi amuk massa, perusakan dan pengibaran bendera Palestina pada awal tahun 2009 di sebuah sinagoga di jalan Kayoon No. 4, Surabaya.

Lagi-lagi insiden ini dipicu oleh kebrutalan Israel di Gaza, Palestina dan berujung pada penyegelan sementara yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya atas sinagoga tersebut, yang merupakan sinagoga tertua di Indonesia.

Kemudian pada tahun 2010, Indonesian Jewish Community (IJC) ingin Yahudi ditulis pada kartu tanda penduduk (KTP) sebagai agama resmi.

Komunitas tersebut juga ingin pernikahan dengan ajaran Yahudi diakui secara resmi di Indonesia karena selama ini kaum Yahudi di Indonesia menggunakan prosesi agama yang mereka peluk agar pernikahan mereka diakui oleh pemerintah.

Karena itu, komunitas Yahudi di Indonesia sedang berupaya agar Yahudi diakui sebagai agama resmi di Indonesia. Selain itu, mereka juga meminta agama Yahudi menjadi salah satu pilihan kolom agama di KTP. (aka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *