Kualitas Kelor Desa Kufeu Nusa Tenggara Timur Layak Ekspor

IMPERIUMDAILY.COM-KUPANG – Kualitas kelor Desa Kufeu, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah memenuhi syarat ekspor. Hal itu ditegaskan Kepala Bappelitbangda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lecky Frederich Koli, Jumat 3 Januari 2020.

“Dari hasil uji laboratorium, kualitas kelor organik di Kufeu sudah memenuhi syarat untuk bisa diekspor,” katanya di Kupang.

Dia mengatakan, dari sisi kualitas, produksi kelor di Kufeu sudah baik namun dari sisi produktivitas yang masih perlu ditingkatkan.

Dia menjelaskan, saat ini, kapasitas produksi tepung kelor di Kufeu masih kecil. Karena baru menghasilkan sekitar 900 kilogram per bulan. Sedang, permintaan ekspor dari Jepang menginginkan pasokan tepung kelor sebanyak 40 ton per minggu.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah provinsi melalui Dinas Pertanian memperkuat fasilitas pendukung seperti rumah kemasan, mesin penepung, dan penunjang lainnya.

“Dari Dinas Pertanian provinsi ada bantuan mesin penepung dengan kapasitas produksi 25 kilogram per jam atau lebih besar dari yang digunakan sebelumnya hanya 10 kilogram per jam,” katanya.

Lecky menambahkan, pemerintah provinsi juga mendorong pemerintah desa dan Bumdes setempat untuk memperbaiki kualitas mesin pengering agar mempercepat proses pengeringan daun kelor.

Menurut dia, proses pengeringan kelor yang dilakukan di lokasi produksi tersebut masih lama, karena memerlukan waktu hingga tiga hari.

Untuk itu, pihaknya menyarankan agar pengelola mendatangkan mesin pengering yang diproduksi pihak Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

“Di Undana kan ada produksi mesin pengering yang bisa mengeringkan kelor dalam waktu 8 jam, harganya sekitar Rp25 juta per unit, sehingga kita minta kalau bisa dari Bumdes beli di sana,” katanya. (ant/yos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *