Produksi Ikan Air Tawar Kota Pariaman Tembus 316 Ton

IMPERIUMDAILY.COM-PARIAMAN – Produksi budi daya ikan air tawar di Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada 2019 mencapai 318 ton. Produksi ikan ini naik dua ton dari tahun sebelumnya diangka 316 ton.

“Ikan tersebut dibudidayakan oleh warga Kota Pariaman yang tergabung dalam 27 kelompok pembudi daya ikan (pokdakan),” kata Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Pariaman Dasril melalui Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Citrha Aditur Bahri di Pariaman, Selasa 7 Januari 2020.

Ia menyebutkan produksi terbanyak yaitu pada Oktober berjumlah 30,94 ton, lalu disusul Juni dengan jumlah produksi 30,18 ton.

Adapun produksi ikan air tawar berdasarkan jenisnya yang dibudi daya di daerah itu yaitu ikan mas 11,12 ton, nila 80,80 ton, gurami 39,36 ton, patin 7,03 ton, dan lele 180,50 ton.

Ia mengatakan tingginya produksi budi daya lele tersebut karena permintaan pasar terhadap ikan itu tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya.

“Harapan kami, warga Kota Pariaman meningkatkan konsumsi ikan guna memenuhi kebutuhan gizi,” katanya.

Ia menyampaikan kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Kota Pariaman mencapai 40 kilogram per orang setiap tahunnya.

Ia menyampaikan untuk meningkatkan produksi ikan budi daya di daerah itu pihaknya menyediakan benih ikan melalui Balai Benih Ikan (BBI).

“BBI juga menjadi pusat pelatihan bagi pembudi daya ikan guna meningkatkan ilmunya,” ujarnya.

Namun, lanjutnya saat ini pembudi daya lebih cenderung membeli benih ikan ke BBI dari pada pembudi daya penyedia benih ikan.

“Ke depan kami berupaya agar pembudi daya tidak saja membeli benih di BBI namun juga penyedia benih lainnya,” kata dia.

Upaya tersebut, tambahnya yaitu dengan membuat kesepakatan penyedia benih memproduksi ikan ukuran kecil sampai sedang sedangkan BBI menyediakan benih ikan ukuran sedang sampai besar.(ant/yos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *