Selain Harga Emas, Harga Minyak Juga Melonjak

IMPERIUMDAILY.COM – NEW YORK – Selain harga emas, harga minyak melonjak pada Jumat 3 Januari 2020 setelah militer AS membunuh seorang komandan senior Iran, yang memicu kekhawatiran bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat mengganggu produksi energi di wilayah tersebut.

Harga patokan minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari melonjak 1,87 dolar AS menjadi menetap pada 63,05 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, setelah diperdagangkan setinggi 64,09 dolar.

Sementara itu patokan harga minyak lainya, minyak mentah brent untuk pengiriman Maret melonjak 2,35 dolar menjadi ditutup pada 68,60 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Para pedagang khawatir bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat berdampak pada produksi energi di wilayah kaya minyak itu, yang menyumbang hampir sepertiga dari pasokan minyak global, kata para ahli.

Sementara itu penurunan yang lebih besar dari yang diperkirakan dalam stok minyak mentah AS juga memicu kenaikan harga minyak.

Administrasi Informasi Energi (EIA) AS pada Jumat, mengatakan bahwa persediaan minyak mentah komersial AS turun 11,5 juta barel untuk pekan yang berakhir 27 Desember. Para analis telah memperkirakan penurunan hanya 5,5 juta barel.

Sebelumnya diberitakan harga Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, melonjak lebih dari 1 persen pada penutupan perdagangan hari Jumat (3/1/2020), di tengah ketegangan tinggi di Timur Tengah setelah pembunuhan seorang komandan tinggi Iran tersebut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik 24,30 dolar AS, atau 1,59 persen menjadi menetap di 1,552.40 dolar per ounce.

Serangan udara AS di Baghdad yang menewaskan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran telah secara dramatis meningkatkan ketegangan antara Teheran dan Washington. Iran telah bersumpah untuk membalas dendam.

“Situasi panas itu secara signifikan mendorong emas sebagai safe-haven,” kata analis pasar.

Sementara itu saham-saham di AS diperdagangkan melemah tajam pada hari Jumat (3/1) karena investor khawatir tentang risiko geopolitik di Timur Tengah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 200 poin. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mengikuti kejatuhan Dow. Turunnya saham acuan juga telah mendorong pembelian aset yang aman.

Logam mulia lainnya, perak Maret naik 10,5 sen atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 18,151 dolar AS per ounce. Platinum April naik 5,30 dolar AS atau 0,54 persen menjadi 990,30 dolar AS per ounce. (ant,gas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *