Polda Sumut: Meninggalnya Pengedar Narkoba Akibat Sakit

Meninggalnya pengedar narkoba

NUSADAILY.COM РMedan РKasubbid Penmas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan menjelaskan meninggalnya pengedar narkoba Abdi Sanjaya  akibat sakit.

BACA JUGA: Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Karangasem Tertangkap BNNP Bali

“Tidak benar Abdi Sanjaya meninggal akibat dibunuh oknum polisi yang bertugas di Polres,” ujar Nainggolan, di Mapolda Sumut, Senin.

Ia menyebutkan, dari hasil gelar perkara Sanjaya bukan karena dibunuh, melainkan akibat sakit yang deritanya.

Awalnya petugas kepolisian menangkap tersangka Tumpal Hendrik Ferdianto Simbolon, Kamis (10/9). Penangkapan dikarenakan menyimpan barang bukti sabu seberat 13,24 gram, serta 26 butir pil ekstasi.

“Dalam pemeriksaan tersangka Tumpal dan dari dalam handphone miliknya, barang bukti narkoba ternyata barang milik Sanjaya. Dan mereka sudah lima kali melakukan transaksi narkoba,” ujarnya.

Nainggolan mengatakan mengetahui Sanjaya terlibat bisnis narkoba itu, petugas langsung melakukan penyelidikan dan mengamankannya.

Namun, saat dilakukan penangkapan Sanjaya berusaha melarikan diri dan meronta-ronta sehingga terjatuh sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas.

“Dalam perjalanan petugas melihat kondisi Sanjaya keadaan lemas sehingga dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis,” jelasnya.

BACA JUGA: Napi Rutan Salemba Produsen Narkoba Dikeler ke Lapas Nusakambangan

Ia menambahkan setibanya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, tim medis menyatakan bahwa kondisi Sanjaya telah meninggal dunia.Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga agar jasad Sanjaya dibawa ke RSUP Adam Malik untuk dilakukan otopsi.

“Memang hasil otopsi belum ke luar dari RSUP Adam Malik.Tetapi tim medis deri RS Bhayangkara Medan memastikan Sanjaya meninggal karena sakit yang dideritanya,” kata mantan Kapolres Nias Selatan itu.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *