Fix, Penganiaya Cewek di Apartemen Surabaya Bukan Tim Sukses Gibran, Ini Statement Ketua Tim Gibran

IMPERIUMDAILY.COM – SOLO – Pelaku penganiaya cewek di apartemen Royal City Lift Surabaya, bukan tim sukses Gibran. Hal tersebut ditegaskan Widhi Wicaksono, SH. Ketua Umum Gerakan Relawan Indonesia, kepada nusadaily.com, Jumat (23/10/2020).

Widhi mengaku tak kenal dengan pelaku penganiaya bernama Rahardian Zulfikri. Fix, pelaku hanya mengaku-aku sebagai tim inti dari Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

BACA JUGA: Gadis Cantik Ini Babak Belur Dianiaya, Terduga Pelaku Ngaku Tim Inti Gibran

BACA JUGA: Ini Rekaman CCTV Terkait Penganiayaan Gadis Cantik di Apartemen Royal City Loft

“Tiap hari mas Gibran bertemu dan menyapa warga, kadang puluhan, ratusan dan pernah ribuan dalam sehari. Saat bertemu itu tidak jarang pada meminta foto atau tandatangan. Mas Gibran juga tidak mungkin cek satu persatu background, dia orang mana, berasal dari mana,” papar Widhi kepada nusadaily.com.

Menurut Widhi, jika dilihat dari foto pelaku bersama Gibran, Lokasi ada di Posko Gibran terletak di Jl. K.S. Tubun No.31, Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57139.

BACA JUGA: Terduga Pelaku Penganiayaan Gadis Cantik: Tanya Nama Saya ke Kapolda

“Yang bersangkutan mendatangi sekretariat/posko saat ada acara mas Gibran, tentu bisa berfoto di foto booth yang disediakan,” jelasnya.

Jadi pelaku main ke posko, kemudian berfoto dengan Gibran. Bahkan ada juga foto pelaku pura-pura action rapat dengan tim posko Gibran.

“Yang bersangkutan saya tidak kenal secara pribadi, baru kenal saat datang untuk minta berfoto tersebut. Dan kami tidak mungkin tolak, atau lacak backgroundnya dulu sebelum berfoto,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kasus Penganiayaan Gadis Cantik di Apartemen Dilanjut ke Penyidikan

Kata Widhi, biasanya yang datang cuma minta foto di posko atau minta foto dengan Gibran banyak sekali. Pihaknya tidak mungkin menolak, apalagi juga sedang kampanye meraih dukungan. Kadang di antara ratusan orang, ada yang nyelip satu atau dua orang dari luar kota.

“Saya sendiri ketua Gerakan Relawan Indonesia, salah satu relawan mas Gibran dalam Pilkada kota Surakarta dan yang bersangkutan bukan pengurus relawan GRI,” tegasnya.(cak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *