Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu Tak Luput dari Perhatian KPK

IMPERIUMDAILY.COM – KOTA BATU – KPK menggali berkas dokumen di sejumlah OPD Pemkot Batu terkait pengembangan dugaan gratifikasi 2011-2017.

Sejak Kamis pagi pukul 10.00 WIB (7/1), KPK mendatangi Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu-Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK). KPK keluar dari ruangan DPMPTSP-TK sekitar pukul 15.15 WIB dengan membawa tiga koper dokumen.

BACA JUGA: KPK Kuliti Dokumen Perizinan Terkait Pengembangan Dugaan Gratifikasi 2011-2017

Di hari yang sama, (7/1), KPK juga mendatangi Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) yang berada di lantai III gedung B Balai Kota Among Tani. Dari ruangan dinas yang dinahkodai Himpun ini, KPK membawa dua koper dokumen. Sebelum menjabat Kepala DPK, Himpun pernah menjabat sebagai Kepala DPUPR dan Kepala DPKPP.

Saat akan dikonfirmasi, awak media tak bisa langsung menemui Himpun. Namun terlebih dulu harus menyampaikan keperluannya kepada stafnya. Baru kemudian dilanjutkan kepada Himpun.

“Ada keperluan apa dengan beliau. Biar saya sampaikan,” tutur Aswan, staf DPK.

Setelah menunggu sekitar 10 menit, staf pria itu menemui awak media. Aswan menyampaikan permintaan atasannya yang belum bisa menerima permintaan konfirmasi dari rekan-rekan media.

“Mohon maaf, bapak masih lelah karena sejak pagi menemui tim KPK. Jadi mohon maaf dan mohon kerjasamanya,” tutur Aswan pada Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP-TK, Muji Leksono mengatakan kehadiran KPK di kantornya tak menghambat pelayanan perizinan kepada masyarakat.

“Pelayanan perizinan tetap berjalan seperti biasa. Tetap berlangsung untuk pelayanannya,” ujar Muji.

Ia mengatakan, pihaknya hanya mendampingi tim antirasuah sejak pukul 10.00 hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Dirinya mengatakan, dirinya tak diminta keterangan apapun. Hanya saja, diminta sejumlah dokumen yang diperlukan tim KPK untuk keperluan pemeriksaan dokumen.

“Saya tidak diperiksa, hanya ngambil dokumen saja. Gudang juga sempat digeledah. Mereka meminta dokumen-dokumen lama. Yang dibawa dokumen apa saja tadi, saya sendiri juga lupa,” papar Muji yang baru beberapa bulan menjabat Kepala DPMPTSP-TK.

BACA JUGA: KPK Periksa Berkas di Tiga OPD Pemkot Batu dengan Kawalan Aparat Bersenjata

Muji enggan berkomentar banyak, ketika ditanya apakah dokumen yang dibawa tim KPK merupakan dokumen dari tahun 2011 hingga tahun 2017.

“Nggak tahu, saya lupa. Soalnya tadi banyak dokumen yang dibawa. Yang pasti dokumen-dokumen lama. Saya masih baru beberapa bulan di sini,” kata mantan Kabag Hukum Pemkot Batu itu.

Saat pemeriksaan di ruang DPMPTSP, tim penyidik KPK juga meminta dokumen milik Dinas Pendidikan. Dokumen itu diantarkan staf Dinas Pendidikan ke ruang DPMPTSP-TK. Muji mengaku tak tahu menahu saat ditanya apakah dari pihak DPUPR juga dipanggil menghadap tim penyidik KPK yang ada di ruangannya.

“Sementara untuk DPUPR, kami masih kurang tahu. Saya tadi tidak diperiksa, KPK hanya pengambilan dokumen saja,” terang Muji.(wok/lna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *