Legislator DPRD Jember Usir Pejabat karena Dinilai Lebih Patuh Bupati Dibanding Regulasi

IMPERIUMDAILY.COM – JEMBER – “Bupati Jember ini sudah ngawur, dilarang mutasi malah memecat pejabat dan menunjuk Plt (Pelaksana Tugas di sembarang tempat. Mau diapakan Pemkab Jember ini? Kalau enggak kita lawan, dia malah semakin menjadi-jadi ngawurnya,” (David Handoko Seto).

Adalah David handoko Seto, Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten jember, bertindak tegas  mengusir Penny Artha Medya, saat masuk ke ruangan Kepala Bagian Ekonomi pada Kamis, 21 Januari 2021.

BACA JUGA : Warga Jember Sangat Membutuhkan Bantuan Akibat Banjir dan Longsor – Nusadaily.com

Alasannya, tegas David, yang bersangkutan lebih memilih patuh ke Bupati daripada regulasi atau peraturan.

“Kok mau-maunya ikut pimpinan ngawur? Apa tidak berkaca dari pengalaman sebelumnya, sudah berapa pejabat terjerumus kasus hukum? Sebenarnya, kalau mau nalarnya jalan, kan lebih baik tetap jadi PNS tanpa jabatan daripada bermasalah,” tuturnya.

Kejadian pengusiran berawal dari informasi yang diterima David bahwa Faida menerbitkan SK Bupati untuk memutasi Penny sebagai Plt Kabag Ekonomi. “Padahal, tidak sampai sebulan ada dua pejabat di posisi ini. Terus sekarang ganti lagi. Benar-benar gila ini,” ketus dia.

BACA JUGA : Indikasi Patgulitpat Harga Hingga Kongkalikong Lelang Alat Salon Pemkab Jember – Noktahmerah.com

Seketika Penny ngantor, David mengusir mantan Kepala BPKAD Jember itu. “Bagian Ekonomi, tolong jangan terima Plt karena tidak sah, sekarang silahkan keluar!,” hardik David sembari menutup pintu ruangan.

Penny sama sekali tidak melawan perlakuan yang menimpanya. PNS perempuan itu bergegas pergi seketika tanpa sepatah katapun, kendati tampak mengemas sejumlah dokumen yang tertinggal.

Adapun David masih bersungut-sungut. “Regulasinya sudah jelas. Bupati sama sekali mengabaikan peraturan, tidak menghormati Gubernur dan Mendagri sudah makar dan layak dilaporkan pidana ke polisi,” tukasnya dengan nada geram.

BACA JUGA : Ada Rapat Khusus di Kantor Kemendagri Tentukan Nasib Akhir Bupati Jember – Imperiumdaily.com

Pasalnya, menurut David, diantara pejabat yang diangkat Faida menyalahi prosedur dan secara kepangkatan tidak layak. “Kengawuran ini tidak bisa diterus-teruskan. Bisa rusak Jember ini kalau orang-orang seperti itu masih menjabat,” pungkas politisi Partai NasDem itu. 

Peristiwa Dualisme Pejabat Pemkab Jember

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa dualisme pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember membuat jengah publik, termasuk Ketua Komisi C DPRD, David Handoko Seto.

Legislator satu ini nekat mengusir pejabat hasil penunjukan Bupati Jember, Faida yakni, Penny Artha Medya saat masuk ke ruangan Kepala Bagian Ekonomi pada Kamis, 21 Januari 2021.

“Kita ini eneg sudah lihat pejabat dan Bupati Jember yang masih bandel. Biar kata orang sadis, karena dengan cara baik-baik sudah tidak mempan,” ucap David dengan nada serius.

Menurut dia, sudah jelas diatur dalam UU Pemilu maupun surat edaran Mendagri yang melarang mutasi jabatan terhitung 6 bulan sejak sebelum penetapan calon maupun pasca Pilkada.

Bahkan, baru-baru ini juga ditegaskan lewat surat Gubernur Jawa Timur nomor: 131/ 719/ 011.2/ 2021 yang menganulir semua SK Bupati Jember terkait pemecatan dan pengangkatan pejabat.

“Bupati Jember ini sudah ngawur, dilarang mutasi malah memecat pejabat dan menunjuk Plt (Pelaksana Tugas di sembarang tempat. Mau diapakan Pemkab Jember ini? Kalau enggak kita lawan, dia malah semakin menjadi-jadi ngawurnya,” kata David.(sut/aka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *