Moko Sayur Keliling Gumregah Segera Hadir di Jatim

IMPERIUMDAILY.COM – SURABAYA – Usaha Motor Toko (Moko) telah diluncurkan oleh Presiden Gumregah Bakti Nusantara (GBN) dr. Ali Mahsun Atmo, M. Biomed di Gedung Joeang 45 Jakarta, Selasa 27 Oktober 2020 lalu dan akan segera hadir di Jawa Timur.

Ali Mahsun alias Amsa Geseng, mengatakan Moko sebagai solusi genuine guna memajukan ekonomi rakyat berbasis kawasan di masa keterbatasan dan ancaman resesi ekonomi akibat krisis kesehatan di negeri ini.

Nantinya akan ada Moko Kuliner Gumregah, Moko Sayur Keliling Gumregah, Moko Sembako Gumregah, dan Moko Gumregah lainnya.

Sedangkan agenda mercusuar ekonomi rakyat lain yang telah diluncurkan adalah Warung Kelontong/Kuliner Gumregah, Air Sehat Gumregah, Sentra Layanan Gumregah, Pertanian Rakyat Gumregah, Perumahan Rakyat Gumregah dan Lembaga Keuangan Rakyat Gumregah.

“Insya Allah segera hadir Moko Sayur Keliling Gumregah di Jawa Timur khususnya di wilayah Arek meliputi Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto Kab/Kota, dan Jombang), dan Pantura (Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro),” ujarnya, Rabu (6/1/2021).

Kata dia modal Moko sangat kecil sekitar Rp. 5 juta namun peluang maju dan keuntungannya besar. Modal Armada Motor Bekas layak jalan dan STNK hidup Rp. 3,5 juta, Gerobak Motor Rp. 500 ribu dan Modal Sayur Mayur sebesar Rp. 1 juta.

Jika mereka yang sudah memiliki motor sendiri, STNK dan SIM maka modal awalnya hanya Rp.1,5 juta.

Gerakan Moko ini tak lain untuk memaksimalkan pemberdayaan ekonomi rakyat sektor pertanian, perbengkelan di suatu daerah atau wilayah.

Dengan prinsip super accelerated learning by doing, maka langkah ini secepat-cepatnya dikloning ke daerah dan wilayah lain diseluruh Indonesia, semisal Moko Kuliner dan Moko Sembako.

Untuk wilayah Lamongan, Moko akan didevelopt oleh pengusaha milenal Slamet Triyadi Sp.Di, dari Lamongan Jawa Timur.

Selanjutnya GBN akan Tour 2021 ke Jawa Timur untuk percepatan dan memasifkan pendampingan pelaku ekonomi rakyat dan generasi milenial penerus bangsa se-Jawa Timur.

“Kita mampu asal mau, rawe-rawe rantas malang-malang tuntas, yo sorak o sorak iyo, ” tukas Ali Mahsun Atmo.

Sosok dokter yang punya cita-cita pelaku ekonomi rakyat kecil (kawulo alit) harus berjaya di negeri sendiri ini merupakan Founder Yayasan Palapa7 Nusantara dan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI).(ima/lna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *