Update Gempa Sulbar: 189 Luka-luka, 42 Meninggal Dunia

IMPERIUMDAILY.COM – MAJENE – Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat hingga Sabtu (16/1/2021) pukul 02.00 WIB, 189 orang di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami luka berat dan dirawat pascagempa M6,2 yang terjadi sebelumnya pada Jumat (15/1/2021), pukul 01.28 WIB atau 02.28 Wita.

“189 orang di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat pascagempa,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, dalam keterangannya, Sabtu (16/1/2021).

Sementara korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai 42 orang, dengan rincian 34 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 8 orang di Kabupaten Majene.

Saat ini korban gempa yang membutuhkan perawatan juga telah dievakuasi sementara ke RS Lapangan.

Petugas hingga kini masih memperbaiki aliran listrik di Kabupaten Majene. Sementara, sebagian wilayah Kabupaten Mamuju sudah teraliri listrik.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI telah menyediakan 25 ambulans, tenda, peralatan ortopedi, obat-obatan ortopedi dan logistik yakni 50.000 masker bedan dan 20.000 masker kain.

Kepala BNPB Doni Monardo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini juga telah mengunjungi lokasi gempa. Sejumlah logistik dikerahkan mulai dari 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu hingga 30 unit Genset 5 KVA.

Diberitakan, gempa bumi susulan melanda Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Sabtu (16/1/2021) pagi, bermagnitudo (M) 5,0.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melalui akun Twitter resminya, melaporkan peristiwa gempa terjadi pada pukul 06.32 WIB. Lokasi gempa berada di 20 km timur laut Majene.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Serta di titik koordinat 2,89 lintang selatan dan 119,03 bujur timur. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Mag:5.0 16-Jan-21 06:32:55 WIB. Kedlmn:10 Km, Tidak berpotensi tsunami #BMKG,” tulis akun twitter @infoBMKG.(lna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *