Video Mesum Oknum Polres Dompu di RSUD saat Isolasi Jadi 4 Orang

IMPERIUMDAILY.COM – DOMPU – Kasat Reskrim Polres Dompu, Iptu Ivan Roland C, mengatakan dua orang tersangka baru ini adalah pemilik akun Facebook KP dan pemilik akun Facebook IK. Keduanya langsung ditahan di Mapolres Dompu untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang ITE karena membagikan screenshot potongan video dan memviralkannya di status Facebook. Dalam kasus ini, sudah empat orang tersangka yang ditetapkan karena menyebarkan video itu,” kata Iptu Ivan, dikutip Nusadaily.com dari detik.com, Rabu (27/1/2021).

BACA JUGA : Viral di Medsos! Oknum Polres Dompu Reaktif Covid-19 Malah Mesum di Ruang Isolasi RSUD – Nusadaily.com

Seperti diketahui, Polres Dompu kembali menetapkan dua orang sebagai tersangka terkait kasus video mesum pasien COVID-19 di ruang isolasi RSUD Dompu. Total ada empat tersangka di kasus yang melibatkan oknum polisi sebagai pemeran pria dalam video mesum tersebut.

Ivan menjelaskan, akun Facebook KP yang pertama kali mengunggah screenshot potongan video mesum itu di media sosial Facebook. Gambar tangkapan layar itu memang dihapus tak lama setelah dibagikan. Namun unggahan itu sudah terlanjur banyak yang menyebarluaskan lagi.

Berdasarkan keterangannya kepada polisi, KP mengaku dirinya mendapatkan video tersebut dari akun Facebook IK yang bertempat tinggal di Lombok Utara.

BACA JUGA : Kebakaran di RSUD Dr Soetomo – Javasatu.com

“Setelah ditelusuri, video itu didapatkan KP dari pemilik akun Facebook inisial IK. Isi percakapan di dalam messenger menunjukkan bahwa IK akan membagikan video itu jika KP memviralkannya. KP pun menyanggupi itu. Maka dikirimlah video itu melalui messenger. Sedangkan IK memperoleh dari temannya yang berawal dari hasil diskusi,” jelasnya.

Sementara itu oknum anggota polisi sebagai terduga pelaku pemeran adegan mesum di ruangan isolasi pasien COVID-19 bersama pasangan yang bukan istrinya tersebut, hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan, apakah bisa dikenakan Undang-undang Pornografi atau ITE. Pelaku F sudah dilakukan pemeriksaan, sementara si perempuan belum bisa diambil keterangan karena masih terjangkit virus Corona,” ujarnya.

BACA JUGA : Bupati Sri Purnomo Terus Dipantau Dokter RSUD Sleman – Noktahmerah.com

Dua Tersangka Dalam Kasus Ini

Dalam kasus ini, Polres Dompu telah menetapkan dua orang tersangka, yakni perawat PNS di RSUD Dompu berinisial A dan pegawai honorer di RSUD Dompu berinisial HM. Keduanya dijadikan tersangka karena merekam dan menyebarkan video mesum tersebut.

“Dari saksi dan bukti, kita tetapkan berdasarkan gelar perkara, di mana kita menetapkan dua orang tersangka,” ungkap Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat saat konferensi pers di Mapolres Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (22/1).

Syarif menjelaskan, tersangka A mengaku dengan sengaja merekam adegan mesum itu dari layar monitor CCTV dari dalam ruangan jaga piket. A lalu mengirim ke HM dengan tujuan melaporkan kepada kepala ruangan atas adanya kejadian tersebut. Namun, HM malah tidak melapor kepada kepala ruangan. Dia justru menyebarluaskan video itu hingga pada akhirnya viral di media sosial.

“Inisial A yang pertama merekam dari monitor itu, yang kedua HM. A mengirim ke HM dan dari HM ini lah yang menyebarkan video tersebut ke orang lain. Terhadap dua orang ini kita sudah lakukan penahanan di Polres Dompu,” ujarnya.

Polres Dompu akan menyerahkan penanganan anggotanya yang terlibat adegan panas tersebut ke Propam. Syarif mengatakan anggotanya tersebut akan dikenai peraturan disiplin hingga ke kode etik. Selain itu, oknum anggotanya itu terancam dijerat dengan Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan.

Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas COVID-19 terkait oknum anggotanya tersebut. Sebab, saat ini F masih diisolasi di Gedung Terpijar Sanggilo sehingga belum bisa dilakukan pengambilan keterangan.(han)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *