Gus Ipul Diingatkan Hindari Transaksional dengan Tim Sukses

IMPERIUMDAILY.COM – PASURUAN – Sejumlah aktivis mengingatkan Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), menghindari politik balas budi kepada para tim suksesnya.

Pembagian jatah proyek pemerintah dikawatirkan akan mengulang peristiwa kelam Wali Kota Pasuruan yang tertangkap basah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka), Lujeng Sudarto menyatakan, proses Pilkada yang demokratis hendaknya tidak diciderai dengan bagi-bagi kue kekuasaan.

Baca Juga: Gus Ipul Ditantang Gubernur Jatim Jadikan Pasuruan Singapura-nya Jatim

Tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabilitas akan meminimalisir potensi terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Kami sebagai kekuatan civil society mengingatkan Wali Kota Pasuruan agar tidak memberikan konsesi pengadaan barang dan jasa, baik melalui mekanisme lelang maupun ploting paket penunjukkan langsung (PL) pekerjaan kepada anggota dewan dan tim sukses. Politik balas budi ini akan menciderai proses Pilkada yang demokratis,” tegas Lujeng Sudarto.

Baca Juga: Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul: Perlu Lompatan Wujudkan Kota Madinah

Menurutnya, pemberian konsesi paket pekerjaan barang dan jasa kepada partai politik pengusung, tim sukses atau pihak-pihak lainnya dengan melakukan intervensi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan khususnya pada Badan Layanan Pengadaan (BLP) secara tidak prosedural akan berpotensi terjadinya penyalahgunaan wewenang dan terjadinya praktek-praktek korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Penyusunan dan perencanaan APBD melalui usulan dari anggota DPRD adalah inheren atau sudah melekat dengan tugas dan fungsi penganggaran (budgeting) dari DPRD. Sehingga tidak ada alasan anggota DPRD untuk meminta paket pekerjaan penunjukkan langsung berikut merekomendasikan pihak ketiga (penyedia/rekanan jasa kontruksi) kepada OPD terkait untuk melaksanakan pekerjaan fisik,” tandasnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Gus Ipul Manfaatkan Peluang Pariwisata Bromo

Penegasan serupa disampaikan, Ketua LSM Cinta Damai, Hanan. Menurutnya, peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) KPK, tiga tahun silam, tidak bisa dilupakan begitu saja.

Aparat penegak hukum itu tentunya masih melakukan monitoring terhadap daerah-daerah yang terlibat dalam penyalahgunaan wewenangnya.

Baca Juga: Ditetapkan Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul Siap Tancap Gas

“Puluhan orang rekanan proyek pemerintah sudah pernah menjalani pemeriksaan penyidik. Sebagian besar rekanan ini berada dalam lingkaran kekuasaan Gus Ipul. Karena itu, jangan sekali-kali tindakan dan menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi,” kata Hanan. (oni)

3 thoughts on “Gus Ipul Diingatkan Hindari Transaksional dengan Tim Sukses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *