Wali Kota Malang Tandatangani Komitmen Pembangunan Mal Pelayanan Publik

IMPERIUMDAILY.COM – MALANG – Wali Kota Malang, Sutiaji menandatangani komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (2/3/2021). Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membangun infrastruktur guna mempermudah layanan bagi masyarakat.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan, saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah mematangkan kesiapan operasional MPP yang ditempatkan di Alun-Alun Mal Kota Malang.

“Kami minta dipastikan bahwa bulan Agustus 2021 tinggal penyempurnaan di akhir,” terang dia.

Sutiaji menegaskan, MPP sudah siap difungsikan. Ia berharap, dengan adanya MPP tersebut, bisa mempermudahkan masyarakat dalam mengurus beragam pelayanan dan perizinan. Apalagi, lokasinya mudah diakses oleh masyarakat, karena ada di pusat kota.

“Goal-nya adalah bagaimana masyarakat terlayani dengan baik bisa memangkas birokrasi dan meniadakan calo,” jelas dia.

Bahkan, pihaknya juga ingin berkerja sama dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Kota Malang. Nantinya, PTN dan PTS bisa ikut serta hadir membuka layanannya di MPP yang berada di Alun-Alun Mal Kota Malang.

“Saya tadi punya inisiasi, gimana kalo kita buka kerjasama dengan APTISI dan PTN ketika mahasiswa perlu dokumen ijazah, maka bisa juga di MPP. Karena, semua sudah serba connecting dengan database yang ada di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta dan belum di miliki daerah lain,” tandas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menambahkan, nantinya akan ada kurang lebih sebanyak 200 layanan publik yang ditempatkan di lantai tiga Alun-Alun Mal Kota Malang tersebut.

“Kami sudah membahas sejak tahun lalu, sudah banyak instansi yang bergabung. Kurang lebih ada 200 jenis layanan,” kata Erik.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menekankan, pembentukan MPP di daerah memerlukan komitmen yang kuat, dimulai dari Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota. Dalam kesempatan tersebut, ada 38 kepala daerah yang mengikuti penandatanganan komitmen pembangunan MPP.

“Pada hari ini kami membangun komitmen Bapak/Ibu sekalian untuk mempercepat proses pelayanan publik yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. Kami mendorong kecepatan aparatur pemerintah dalam memberikan layanan yang terbaik,” ujar dia.

Sebab, tahun 2021 adalah momentum untuk bangkit dari krisis. Dengan perubahan sistem birokrasi dan pelayanan publik, pemerintah Indonesia bisa menjawab tantangan global, serta bertransformasi menuju negara maju.

“Sehingga, komitmen ini menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan MPP yang manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” tandas dia.

Untuk diketahui, saat ini, sudah berdiri sebanyak 35 MPP di seluruh Indonesia dengan karakterisktik sesuai dengan daerah masing-masing, baik segi pengintegrasian layanan, pengintegrasian sistem, maupun sarana prasarana yang dimiliki.(nda/kal)

3 thoughts on “Wali Kota Malang Tandatangani Komitmen Pembangunan Mal Pelayanan Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *