Gili Labak Madura, Sarang Tikus Kini Jadi Pantai Favorit Wisatawan

IMPERIUMDAILY.COM – SUMENEP – Gili Labak adalah sebuah pulau kecil yang tersembunyi terletak di sebelah timur Pulau Madura, tepatnya di sebelah Tenggara Pulau Madura yang masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

Pantai Gili Labak merupakan salah satu destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing, karena terkenal dengan keindahan pasir putih dan juga warna biru laut yang jernih dan bersih. Keindahan yang dimiliki Pulau Gili Labak Madura mulai tercium para traveller yang menyukai lokasi wisata terpencil serta alami dan jauh dari kebisingan kota.

BACA JUGA: Kabar Gembira! Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka – Nusadaily.com

Dahulu Gili Labak bernama Pulau Tikus, hal tersebut disebabkan banyaknya sarang tikus di pulau ini, namun kemudian berubah nama menjadi Pulau Gili Labak disebabkan keindahan dan eksotisme alam yang mempesona. Alasan lain kenapa diganti namanya menjadi labak, adalah untuk menyesuaikan dengan lidah orang Madura.

Walaupun hanya sebuah pulau kecil, pulau ini mampu memberikan eksotisme dan rasa kagum yang luar biasa bagi wisatawan. Jika dilihat dari kejauhan Gili Labak seperti benda besar yang terapung di tengah lautan dan samudera.

Sementara di sekelilingnya terdapat garis putih memanjang memagari dan mengitari seluruh sisi Gili. Garis putih menawan ini adalah pasir putih pantai, yang menjadi salah satu pesona dari pulau Gili Labak.

Cara Menuju ke Gili Labak

Jika berada di luar Pulau Madura, kamu bisa memulai perjalanan menggunakan bus dari Terminal Bungurasih Surabaya menuju ke Kabupaten Sumenep. Setelah tiba di Sumenep kamu bisa memilih beberapa opsi rute menuju ke Gili Labak:

  • Pelabuhan Kalianget

Pelabuhan Kalianget merupakan rute yang paling banyak digunakan wisatawan karena letaknya strategis, berada 10 kilometer ke arah timur Sumenep. Disini kamu bisa langsung mencari perahu untuk berlayar ke Gili Labak.

  • Tanjung Saronggi

Kamu berjalan ke arah timur dari pertigaan saronggi ada sebuah dermaga yang banyak tersedia perahu untuk ke Gili Labak.

  • Desa Lobuk

Ada sebuah pelabuhan kecil di Desa Lobuk yang kini mulai diminati wisatawan saat akan berwisata ke Gili Labak. Di dermaga, kamu bisa langsung memesan perahu maupun menggunakan jasa pelayaran.

  • Desa Kombang

Desa yang berada di Kecamatan Talango ini kamu bisa menempuh perjalanan ke Gili Labak dengan waktu yang lebih singkat. Namun dari Kalianget kamu harus ke Talango dulu dan memakai jalur darat hingga sampai di Kombang, dan itupun cukup rumit.

Namun, beberapa traveler memilih menggunakan jalur ini karena faktor penyeberangannya lebih singkat dan biaya lebih murah.

BACA JUGA: Serunya Berwisata ala Venesia Italia di Little Venice Cianjur – Noktahmerah.com

Aktivitas Menarik di Gili Labak

  • Spot Foto Menarik
Instagram: @gililabak.id

Tidak salah wisatawan memilih pantai ini karena pesona keindahannya, dan menjadi tempat berburu foto para wisatawan. Foto yang dihasilkan terlihat memukau saat dipajang di media sosial. Selain pemandangan sekitarnya yang cantik, hamparan pasir putih dan jernihnya air biru di pantai bisa menjadi latar belakang foto yang sempurna.

  • Berkeliling Menggunakan ATV
Foto: Madura City

Memacu ATV kendaraan bermotor roda 4 of road di sepanjang pantai, tentunya akan menambah sensasi lebih seru daripada sekedar duduk-duduk santai. Sambil menikmati semilir angin pantai.

  • Banana Boat
Foto: flickr

Meskipun tergolong sebagai pantai terpencil, Gili Labak juga menyediakan fasilitas tak kalah menarik dengan pantai lain.

Di pantai ini juga tersedia Banana Boat. Mengendarai Banana Boat bersama keluarga, dan berteriak bersama, tentunya akan menambah sensasi menegangkan yang tak terlupakan.

  • Snorkeling
@gililabak.id

Jernihnya air di Gili Labak membuat kamu bisa dengan jelas menikmati pemandangan underwater saat snorkeling. Terumbu karang yang masih terjaga alami serta beragam ikan kecil akan meramaikan aktivitas snorkeling di perairan sekitar Gili Labak. Jangan lupa kamu menyiapkan kamera underwater jika tidak ingin melewatkan pemandangan ini.

Salah satu pengunjung, Mariska Regina yang mengaku pertama kali datang ke Gili Labak, merasa kagum dan senang saat mengunjungi Gili Labak.

“Walaupun panas tapi tempat yang asik banget buat yang suka ke pantai sama bagus buat snorkeling. tapi siapin diri buat mual mual karena perjalanannya 2 jam dengan melawan arus ombak yang besar dan bakal terombang ambing.”

BACA JUGA: Ngabuburit Menanti Senja di Food Junction Grand Pakuwon Surabaya – Imperiumdaily.com

Jam Operasional Gili Labak

Pulau Gili Labak merupakan kawasan terbuka, maka tidak ada waktu tutupnya. Jadi praktis buka 24 Jam. Namun waktu yang tepat mengunjungi pantai ini di pagi hari dan menjelang sore hari.

Tiket Masuk Gili Labak

Tidak ada pintu gerbang dan loket tiket di pantai ini. Jadi bisa dikatakan biaya tiketnya gratis. Kamu cukup menyediakan biaya jika ingin menikmati fasilitas seperti persewaan perahu, snorkeling, banana boat, dan lain-lain.(eky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *