Keberangkatan CJH 2021 Belum Jelas, Kemenag Jatim: Yang Tahu Pemerintah Arab Saudi

IMPERIUMDAILY.COM – JEMBER – Rencana keberangkatan Calon Jamaah Haji Indonesia (CJH) tahun 2021 sampai saat ini ternyata masih belum ada kepastian. Padahal, waktu pelaksanaan ibadah Rukun Islam kelima itu sudah semakin dekat.

Sementara, persiapan dari pihak Kementerian Agama RI mengenai keberangkatan sudah dilaksanakan sedemikian rupa untuk memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditetapkan dari Pemerintah Arab Saudi selaku tuan rumah.

“Sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi baik dari pemerintah Saudi maupun dari pihak kementrian Agama Pusat. Tentu saja alasan pokoknya yang tahu adalah pemerintah Arab Saudi sendiri,” ujar Kasie Haji Kantor Kementrian Agama Jawa Timur, Mohammad Ersyad di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Jember.

Dalam forum yang dihadiri oleh Pengurus FK KBIHU se-Tapal Kuda yaitu Kabupaten Jember, Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso itu, Ersyad menambahkan, sebagai pelaksana untuk CJH asal Jawa Timur sudah melakukan berbagai langkah antisipasi jadwal keberangkatan.

Pihaknya berkoordinasi dengan daerah-daerah untuk pengkondisian calon jamaah jika informasi keberangkatan diumumkan sewaktu-waktu. Salah satunya adalah teknis karantina yang diperlukan mengantisipasi resiko COVID-19.

“Peran Pemerintah Kabupaten dan pemerintah kota sangat kami harapkan terutama berkaitan dengan karantina karena kapasitas ruangan yang ada diembarkasi Haji Sukolilo sangat terbatas,” terang Ersyad menguraikan.

Kemenag Jatim Tuntaskan Administrasi

Klaim Kemenag Jawa Timur menuntaskan kebutuhan administrasi CJH yang direncanakan berangkat tahun ini. Misalnya, soal vaksin COVID-19, dan scan terhadap paspor setiap calon jamaah. Langkah itu sebagai persiapan apabila informasi keberangkatan tiba-tiba datang di waktu mepet.

“Prinsipnya sebagai pelaksana regulasi. Kami sudah menyiapkan diri dan siap memberangkatkan calon jamaah haji tahun 2021 sesuai dengan kuota yang diberikan,” tandas Ersyad.

Sedangkan, Pemerintah Kabupaten Jember belum menyiapkan anggaran untuk menindaklanjuti peran yang diharapkan pihak Kemenag. Ketidakpastian jadwal keberangkatan CJH menyebabkan agenda tersebut tidak terbahas saat pembahasan APBD 2021.

“Tetapi jika memang diperlukan, maka kami akan melakukan perumusan dan pembahasan hal itu nanti saat perubahan anggaran,” ujar Wakil Bupati Jember, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman saat dikonfirmasi.

Pria yang akrab disapa Gus Firjaun itu memahami kesulitan Kemenag Jawa Timur terkait teknis pemberangkatan CJH ditengah pandemi COVID-19.

“Karena jadwal pemberangkatan tidak pasti itu, maka selain karena keterbatasan angggaran. Kami juga tidak sempat membahas persoalan ini,” tukas Gus Firjaun menjelaskan. (sut/aka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *