Korban Keracunan Makanan Berbuka Puasa di Magetan Terus Bertambah, Total 37 Orang

IMPERIUMDAILY.COM – MAGETAN – Warga keracunan masal makananan berbuka puasa bersama di Dusun Tawing Desa Plumpung Kecamatan Plaosan terus bertambah. Bila petang tadi baru 27 orang hingga malam ini bertambah menjadi 37 orang. Dimungkinkan ini akan terus bertambah pasalnya warga yang hadir dalm acara bukber di Masjid An Nur setempat sebanyak dua RT atau sekitar 140 an orang.

Dikatakan Zailani Wahyudiarto, acara bukber rutin bergantian pada masjid tersebut diikuti oleh dua RT sekitar 140 an warga baik orang tua maupun dewasa.

” Sampai malam ini bertambah 37 orang yang dirawat pada puskesmas, sebelumya 27 orang. Dimungkinkan masih akan terus bertambah, banyak yang mengeluh pusing mual mual namun engan dirujuk ke puskemas, takut dicovidkan, ” terangnya kepada nusadaily.com.

Sementara itu dr Siti Sumarni kepala Puskesmas setempat mengaku sudah meminta bantuan dinas kesehatan. Untuk tambahan felbed, mengigat jumlah tempat tidur pasien terbatas.

” Bila terus bertambah kapasitas tempat tidur dan perawat tidak mencukupi. Namun kita sudah minta bantuan dinkes untuk itu,” jelasnya.

Sebagian pasien, lanjutnya terpaksa ditempatkan pada falbet atau tempat tidur darurat bantuan dinkes. Untuk pasien di lorong akibat daya tampung ruangan dan tempat tidur tidak mencukupi.

Untuk mejaga peristiwa yang tidak diinginkan pihak desa dan kecamatan dibantu TNI Polri. Terus meyakinkan masyarakat untuk mau dirawat apabila mengalami gejala keracunan. Karena masyarakat terdampak mengaku takut dicovidkan bila dibawa ke puskesmas (nto/aka).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *