Mengintip Kemegahan Masjid Tiban 1000 Pintu Malang, Konon Dibangun Oleh Jin

IMPERIUMDAILY.COM – MALANG – Kota Malang sangat dikenal masyarakat sebagai kota wisata. Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, maupun wisata religinya. Seperti wisata religi satu ini yang sangat terkenal akan sejarah dan mitosnya, yakni Masjid Tiban Malang.

Sejatinya Masjid Tiban Malang adalah bagian dari Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim Gang Anggur Nomor 10, RT 07/RW 06 Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang, jaraknya sekitar 40 kilometer dari Kota Malang.

BACA JUGA: Gili Labak Madura, Sarang Tikus Kini Jadi Pantai Favorit Wisatawan – Nusadaily.com

Masjid Tiban yang dikenal sebagai Masjid 1000 pintu ini memiliki sejarah tersendiri. Dinamakan “Masjid Tiban” lantaran konon, masjid megah ini muncul “tiba-tiba” tanpa sepengetahuan warga sekitar.

Masjid ini mulai dibangun tahun 1991, dan desas-desus pun beredar di masyarakat, mengatakan bahwa masjid ini konon didirikan dengan bantuan jin hanya dalam waktu semalam.

Dikutip dari merdeka.com, Seorang pekerja asuransi, Arif Maulana yang berkunjung bersama teman sekantornya dari Kediri mengatakan “Isunya dari masyarakat memang begitu dibangun dalam waktu satu malam. Orang-orang yang tinggal di sekitar masjid tidak mengetahui adanya aktivitas alat berat. Bangunan besar berlantai 10, tentu menggunakan crane atau molen pengaduk semen. Tetapi tidak pernah terlihat sampai sekarang,”

“Sekarang ada yang belum jadi, tapi tiba-tiba biasanya sudah terselesaikan,” katanya menambahkan.

Namun ketika dikonfirmasi pada ‘orang dalam’, terungkap bahwa pembangunan masjid ini sebenarnya bersifat terbuka. Dikerjakan oleh para santri dan jamaah, sebagai bagian dari komplek pondok pesantren. Jadi sama sekali tidak ada keterlibatan jin atau makhluk halus, dan cerita seputar jin tersebut adalah hoax alias tidak benar.

Pondok pesantren yang menaungi masjid ini mulai ada sejak 1978, dan dirancang sendiri oleh Romo Kiai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam atau akrab disapa Romo Kiai Ahmad.

Romo Kiai Ahmad pemilik pondok pesantren, mendapatkan petunjuk untuk membangun masjid ini lewat salat istikharah, jadi setiap kamar yang akan dibangun atas petunjuk dari salat istikharah Romo Kiai Ahmad, hingga urusan ukuran kamar, ornamen, warna cat dan hiasan yang digunakan.

Foto: Tempat Wisata Pro

Sebagaimana ajaran agama Islam, setiap karya seni dilarang menggunakan objek makhluk hidup bernyawa berupa manusia dan hewan. Beragam relief Masjid Tiban 1000 Pintu menggunakan motif buah, bunga, daun, dan bagian tumbuhan lainnya.

Bangunan utama pondok dan masjid terdiri dari 10 lantai. Tingkat pertama hingga empat digunakan para santri dan santriwati untuk berkegiatan. Lantai enam difungsikan sebagai ruang keluarga. Sementara di lantai lima, tujuh, dan delapan terdapat koperasi yang menjual beragam makanan ringan dan peralatan ibadah. Semuanya dikelola oleh para santriwati.

BACA JUGA: Serunya Berwisata ala Venesia Italia di Little Venice Cianjur – Noktahmerah.com

Apa yang Menarik dari Masjid Tiban?

Instagram: @faw.saja__

Masjid ini mampu menarik perhatian wisatawan karena desain arsitekturnya yang unik dengan campuran ala china, eropa dan timur tengah.

Tidak hanya unik dan megah, di dalam area ponpes dan Masjid Tiban ini terdapat sebuah kolam renang plus perahu. Pengunjung anak-anak bisa menumpang perahu tersebut untuk berkeliling melihat pemandangan sekitar, selain itu juga terdapat beberapa satwa menarik seperti kijang, monyet, kelinci, ayam, dan burung.

Masjid Tiban telah menyediakan berbagai fasilitas seperti toilet, tempat parkir, berbagai sudut spot foto menarik, dan pedagang yang menjual makanan ringan hingga berat serta sovenir cindramata.

BACA JUGA: Ngabuburit Menanti Senja di Food Junction Grand Pakuwon Surabaya – Imperiumdaily.com

Jam Operasional Masjid Tiban

Masjid Tiban buka setiap hari 24 jam.

Tiket Masuk Masjid Tiban

Masjid Tiban merupakan tempat ibadah, jadi kamu tidak perlu membayar tiket. Hanya saja dikenakan biaya karcis parkir, bagi kamu yang membawa kendaraan pribadi, untuk motor Rp. 2.000,- dan mobil Rp. 5.000,-.(eky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *