Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik, Bupati Blitar: Tahan Diri, Silaturahmi Bisa Virtual

IMPERIUMDAILY.COM – BLITAR – Pimpin apel kesiapan pengamanan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 M, Bupati Blitar, Rini Syarifah meminta masyarakat agar menahan diri tidak mudik ke kampung halaman. Menurutnya, silaturahmi dengan keluarga bisa dilakukan secara virtual.

Bupati Rini mengatakan, mudik memang merupakan tradisi Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain. Namun, tahun ini semua harus menahan diri untuk tidak mudik. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: Saksikan Rapid Test Ponpes Sananul Huda Selorejo, Bupati Blitar: Tetap Jaga 5 M

“Jadi seperti yang disampaikan oleh Kepala BNPB, Bapak Doni Monardo, bahwa kita harus membudayakan kembali gerakan silaturahim dan halalbihalal virtual. Jika gerakan ini tereralisasi, bisa jadi salah satu solusi pengendalian pandemi Covid-19 di hari raya,” kata Rini kepada Nusadaily.com usai apel, Senin 26 April 2021 di halaman Kantor Pemkab Blitar Kanigoro.

Saat memimpin apel, Bupati Blitar didampingi Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela, dan Pjs Dandim 0808, Letkol Arm M Muslikh, SH. Sedangkan peserta apel diantaranya Korsik, BPBD, Dinkes, gabungan PM, Propam dan Provos Pol PP, Kodim 0808, Yonif 511/DY, gabungan Muspika, Polres Blitar, Lantas Polres Blitar, Satpol PP, Dishub, Banser, Senkom, Orari, dan Kokam.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini berpesan agar seluruh elemen masyarakat, bekerjasama antar masyarakat dan pemerintah sampai level paling dasar, yaitu RT/RW. Hal ini senada dengan point dalam Surat Edaran nomor 400/91/409.07/2021 tanggal 9 April 2021 yang telah dikeluarkan, yakni pelaksanaan halal bihalal seperti menerima kunjungan, silaturahmi, reuni maupun kegiatan lain yang mendatangkan banyak orang atau kerabat agar ditiadakan.

“Saya juga tekankan seluruhnya saja, agar mematuhi addendum Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, nomor 13 tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442, dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan,” tuturnya.

BACA JUGA: Bupati Blitar Apresiasi Bidan Desa Serang, Tempuh 60 Km Demi Layani Masyarakat

Addendum surat edaran tersebut, lanjut Rini, bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan kasus antar daerah, pada masa sebelum dan sesudah periode peniadaan mudik diberlakukan.

“Mari bersama-sama berkomitmen untuk mematuhi seluruh aturan yang dibuat baik oleh Pemerintah pusat, provinsi maupun daerah agar bisa menekan penyebaran Covid-19,” tungkasnya.(tan/lna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *