Pasar Virtual UMKM Jember Sudah Menginternasional

IMPERIUMDAILY.COM – JEMBER – Polres Jember bersama LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Universitas Jember, menggelar “Bazar Ramadhan 1442 H.” Namun, kegiatan bazar kali ini tidak dilaksanakan secara nyata, karena seluruh barang dagangannya ditawarkan melalui “Pasar Virtual” di dunia maya.

Ide membangun ”Pasar Virtual” ini tercetus dari Kapolres Jember, AKBP Arif Rachman Arifin, SIK., MH. “Pada awalnya, kami ingin mengajak warga Jember untuk bergembira, berpikiran positif, dengan menuangkan ide-ide kreatifnya untuk bersama-sama membangun Jember, melalui tulisan status di media sosial yang kita lombakan,” ujarnya.

BACA JUGA : Legislatif Ingin Pastikan Kesiapan Pemkot Batu dalam Melakukan Revitalisasi Pasar Besar – Imperiumdaily.com

Dengan menggandeng stakeholder yang lain, lomba menulis status di medsos, kemudian lomba fotografi, dan video blog (Vlog), sudah digelar sejak Februari lalu. Di tengah kegiatan lomba itulah, Arif Rachman mengaku mendapat banyak keluhan dari kalangan UMKM yang usahanya hampir tidak berjalan, karena pandemi Covid-19.

“Karena itu, kegiatan ini sekaligus sebagai upaya ikut menggerakkan ekonomi kalangan UMKM di Jember, di tengah pandemi. Kita tidak hanya bisa membatasi kalangan usaha untuk membatasi jumlah pengunjung, tapi kita juga berupaya mencari solusi, usaha tetap jalan tapi tanpa kerumunan,” jelas Kapolres, yang belum lama bertugas di Jember.

BACA JUGA : BMW Bidik Pasar Jatim Tingkatkan Penjualan Nasional – Nusadaily.com

Ia mengaku bersyukur, idenya mendapat respon positif masyarakat. Untuk Pasar Vitual yang berlangsung pada Ramadhan ini adalah kegiatan yang ketiga kalinya. Dan akan berlangsung hingga menjelang lebaran mendatang.

Transaksi Internasional

Ketua Panitia Jember SAE, Didik Suharijadi, S.S., M.A., menambahkan Pasar Virtual yang memanfaatkan teknologi komunikasi itu, sangat diminati pembeli. “Pembelinya tidak hanya dari Jember, tapi juga dari kota-kota lain di Indonesia, bahkan ada pengunjung yang dari luar negeri. Ini artinya produk lokal Jember sudah bisa menginternasional,” ujarnya.

BACA JUGA : Ketua DPD Optimistis Tenun Ikat NTT Semakin Diminati Pasar – Noktahmerah.com

Didik yang juga dosen FIB Unej ini, menjelaskan pihaknya menyediakan jaringan internet dengan menggunkan zoom meeting dan aplikasi you tube. Para pedagang yang rata-rata pengusaha UMKM ini, digilir untuk menawarkan barang dagangannya secara virtual. Proses transaksi terjadi secara virtual, pembayaran dilakukan nontunai, sedang barang dikirim melalui jasa kurir.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada 73 UMKM yang terlibat. Mereka tampak gembira karena usahanya kembali menggeliat, di tengah pandemi Covid saat ini. Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menginspirasi pihak lain untuk melakukan hal yang sama,” jelasnya.(yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *