Peniadaan Mudik, Terminal Arjosari Hanya Layani Penumpang Khusus

IMPERIUMDAILY.COM – MALANG – Selama masa peniadaan mudik, hampir semua moda transportasi tak diizinkan beroperasi. Namun, kekinian, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) mengizinkan sejumlah angkutan khusus bagi masyarakat yang memiliki kepentingan khusus, salah satunya pekerja.

Seperti moda transportasi bus. Sejumlah bus yang bisa beroperasi hanyalah yang memiliki stiker khusus. Namun, angkutan ini bukan untuk mudik lebaran, melainkan, khusus bagi masyarakat yang bekerja dan kepentingan lainnya sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah.

BACA JUGA: Hari Pertama Larangan Mudik, KAI Layani 2.825 Pelaku Perjalanan Mendesak

Seperti, menjenguk keluarga yang sakit, dan lainnya. Masyarakat yang ingin melakukan perjalanan tersebut, juga harus menyertakan surat dan dokumen pendukung.

Dengan adanya pengetatan tersebut, suasana Terminal Arjosari yang biasanya mulai dipadati pemudik terlihat sangat sepi. Bahkan, dari sejumlah bus yang diizinkan beroperasi, hanya ada satu penumpang saja.

“Ada 29 bus yang beroperasi, penumpangnya yang naik dari sini (Terminal Arjosari) hanya satu orang saja,” terang Kepala UPT Terminal Arjosari, Hadi Supeno, Jumat (7/5/2021).

Hadi menjelaskan, penumpang tersebut menggunakan bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) tujuan ke Surabaya.

“Penumpang tersebut mau bekerja. Bus yang beroperasi juga khusus, dapat stiker dari Pemerintah Provinsi, saya hanya melayani saja,” terang dia.

Hadi menerangkan, meski hanya satu orang penumpang, bus tersebut tetap melakukan perjalanan. Dengan harapan, di tengah perjalanan, menemukan penumpang lain yang juga ingin melakukan perjalanan ke Surabaya.

“Sepertinya tetap jalan. Kan, penumpang di jalan tetap banyak,” kata dia.

BACA JUGA: Terminal Kalideres Layani Penumpang Non-Mudik

Sementara, kemarin (Kamis 6/5/2021), diketahui ada 27 penumpang yang melakukan perjalanan. Dimana, ada satu bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan sembilan bus AKDP.

“Kalau yang bus AKAP, dapat stikernya dari pemerintah pusat. Para penumpang harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menunjukkan surat hasil test negatif. Serta, harus menunjukkan persyaratan sesuai dengan aturan,” tandas dia.(nda/lna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *