Tekan Penyebaran COVID-19, Pemkab Jember Batasi Pengunjung Mall

IMPERIUMDAILY.COM – JEMBER – Menjelang lebaran, Pemkab Jember bersama Satgas Covid-19 akan melakukan pembatasan pengunjung mall, pasar tradisional, kawasan wisata, dan pusat keramaian lainnya. Hal ini untuk menekan penyebaran dan mengantisipasi munculnya cluster baru Covid-19, pasca lebaran.

BACA JUGA : Museum Tsunami Aceh Kembali Dibuka dengan Batasi Pengunjung – Imperiumdaily.com

Kapolres Jember, AKBP Arif Rachman Arifin, S.I.K, M.H, menegaskan berdasar hasil rapat koordinasi Pemkab Jember dengan kalangan pengusaha, seluruh pusat perbelajaan di Jember diminta mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kapolres Jember, AKBP Arif Rachman Arifin, S.I.K, M.H

“Kita tidak tahu, perubahan status zonasi Covid-19 ini begitu cepat. Sekarang masih tercatat masuk zona hijau, bisa jadi beberapa hari kedepan sudah berubah menjadi kuning atau bahkan merah,” ujarnya.

BACA JUGA : Sidang Praperadilan Rizieq Shihab, PN Jaksel Batasi Pengunjung – Nusadaily.com

Karena itu, menurut Kapolres, pihaknya sudah menerjunkan tim pengaman ke sejumlah pusat perbelanjaan di Jember. Tugasnya memantau dan memastikan pengelola pusat perbelanjaan sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Selain menganjurkan pengunjung untuk bermasker dan cuci tangan, mereka juga harus membatasi pengunjung yang masuk hingga 50 persen dari kapasitas, tidak boleh ada kerumunan di dalam pusat perbelanjaan,” tegasnya.

BACA JUGA : Libur Panjang, Pengunjung Gunung Bromo Tetap Dibatasi – Noktahmerah.com

Menurutnya, Tim Satgas Covid akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi. Pemkab Jember akan memberi sanksi mulai administratif, peringatan, hingga penutupan dan penyegelan tempat usaha.

“Kami akan bertindak tegas, kalau kita ketemukan unsur kesengajaan dan pembiaran dilanggarnya protokol kesehatan oleh pengelola pusat perbelanjaan dan tempat keramaian lainnya,” tegasnya.(yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *