Dinkes Kabupaten Malang Geber Vaksinasi Massal

IMPERIUMDAILY.COM-MALANG- Dinkes Kabupaten Malang geber vaksinasi massal. Sebagai langkah strategis demi pemutusan rantai Covid-19. Vaksinasi massal digelar di Stadion Kanjuruhan Kecamatan Kepanjen, Malang selama tiga hari. Yakni mulai Rabu, (9/6/2021) kemarin hingga besok, Jumat (11/6/2021).

BACA JUGA: Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi di Depok – Javasatu.com

BACA JUGA: Presiden Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Priok – Nusadaily.com

“Kegiatan ini dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) secara serentak di beberapa wilayah yang ada di kabupaten Malang,” terang Kadinkes Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, Kamis (10/6/2021).

Kegiatan vaksinasi secara serentak ini dilakukan mulai fasilitas kesehatan (faskes) di Puskesmas. Untuk tingkat desa akan dilakukan selama tiga hari dengan melibatkan tenaga kesehatan setempat.

Vaksinasi ini agar seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Malang mendapat vaksin. Terutama para lansia dengan umur 50-59 tahun serta yang umur 60 tahun ke atas secara menyeluruh.

“Mereka yang berminat vaksin cukup membawa foto kopi KTP atau KTP di Stadion Kanjuruhan,” jelas Arbani.

Namun sebelum dilakukan vaksin mereka harus menjalani screening. Untuk mengetahui apakah yang bersangkutan ada komorbid atau yang lainnya yang tidak harus dilakukan vaksin.

Jika saat screening ditemukan komorbid atau tekanan darahnya sedang tinggi. Maka harus dilakukan penundaan vaksin. Dengan tujuan untuk menghindari efek yang ditimbulkan oleh vaksin yang masuk pada tubuh.

Menurutnya, orang yang menerima vaksin pada tubuhnya akan ada peningkatan kekebalan tubuh (antibody). Apabila telah disuntikkan vaksin sinovac. Sebab fungsinya sebagai penangkal masuknya virus corona.

“Namun mereka yang sudah vaksin tidak boleh sembrono. Tetap harus menjalankan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah,” jelas Arbani.

Mantan Direktur RSUD Lawang ini menjelaskan kegiatan vaksinasi masal ini selama tiga hari ini menargetkan setiap harinya melayani 600 orang.

“Kegiatan ini sudah dilakukan terlebih dahulu oleh Faskes (Fasilitas Kesehatan) tingkat bawah pada setiap desa dengan waktu selama tiga hari,” Arbani Kepala Dinkes Kabupaten Malang mengakhiri.(aje/cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *