Balon Udara Berisi Petasan Jatuh, Nyaris Bakar Pemukiman Warga Magetan

NUSADAILU.COM – MAGETAN – Warga Desa Goranggareng Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan digegerkan oleh sebuah balon udara berukuran besar jatuh di pemukiman padat penduduk pada Kamis pagi.

Balon udara tersebut masih utuh dan banyak terdapat petasan yang belum sempat meledak dan sangat membahayakan warga. Beruntung banyak warga yang mengetahui dan segera megevakuasi sebelum terjadinya kebakaran. Bahkan warga yang geram langsung menghancurkan balon udara dan memusnahkanya dengan cara dibakar.

Peristiwa jatuhnya balon udara berukuran besar di wilayah hukum Polsek Nguntoronadi tersebut dibenarkan oleh AKP Santoso, Unit Reskrim dan Ka SPK Polsek Nguntoronadi telah mendatangi TKP dan mengamanakan petasan untuk selanjutnya dimusnahkan.

BACA JUGA: Realisasi Anggaran COVID-19 Tersendat, NasDem Desak Bupati Jember Evaluasi Para Pejabat

“Benar sebuah balon udara berukuran besar jatuh di Desa Goranggareng nyaris menimpa rumah warga. Balon udara tersebut juga berisi petasan yang sebagian belum meledak dan membahayakan warga. Saat ini telah kita amankan di mapolsek untuk mengetahui dari mana asal balon tersebut,” katanya kepada nusadaily.com, Kamis, (22/07/2021).

Kami menduga asal balon dari Kabupaten tetangga yaitu Ponorogo atau Kabupaten Madiun yang sengaja diterangkan dan jatuh di Magetan. Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun material. Masyarakat tangap dan terlebih dahulu mengamankanya.

“Sebelum jatuh menimpa rumah, warga telah mengamankanya dan membakarnya. Namun petasan yang belum sempat meledak berukuran besar dan sangat membahayakan kita amankan dan akan kita musnahkan,” jelas kapolsek.

Pihaknya saat ini memgakau masih berkoordinasi dengan Kepolisian jajaran Polsek dan Polres Kabupaten tetangga untuk mencari tahu siapa penerbang balon udara yang berisi petasan dan membahayakan warga ini.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pimpinan, terkait ini temuan balon udara dari Kabupaten tetangga. Dan diperintahkan untuk segera berkoordinasi dengan kepolisian Polsek dan Polres untuk mencari pelaku penerbang balon tersebut,” pungkas Santoso. (nto/kal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *