Kamis, Januari 27, 2022

6 Pekerja Pabrik Pencelupan dan Percetakan India Tewas, 20 Lainnya Masuk RS

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – INDIA – Sebanyak enam pekerja di pabrik pencelupan dan percetakan India tewas akibat menghirup beracun, Kamis (6/1). Selain itu, lebih dari 20 orang dibawa ke rumah sakit.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Pasutri di China Tewas Keracunan Tinggalkan Delapan Ana

Kemunculan gas beracun ini disebabkan oleh pembuangan limbah kimia secara ilegal.

Insiden ini terjadi kota Surat, negara bagian Gujarat, pada pukul 4 pagi waktu setempat

Beberapa pekerja ada di pabrik saat sampah kimia dibuang di dekat mereka, kata polisi dan pemadam kebakaran.

BACA JUGA : PDIP Miliki Banyak Stok Cakada DKI, Mulai Gibran hingga Risma

“Bahan kimia dibuang secara ilegal dari sebuah kapal tanker ke sungai dekat pabrik, yang mungkin bereaksi dengan bahan kimia lain di dalam air dan menciptakan gas beracun,” kata kepala petugas pemadam kebakaran Surat Municipal Corporation, Basant Pareek, kepada Reuters, dikutip dari CNN.

“Para pekerja menghirup gas itu dan merasa sesak. Saat kami tiba di lokasi kejadian, para pekerja ditemukan pingsan di jalan kala berusaha melarikan diri,” ujarnya lagi.

BACA JUGA : Satu Balita dari 54 Keracunan Massal Ngawi Kritis Dilarikan ke Rumah Sakit

Pareek juga menuturkan sebanyak enam pekerja tewas dan 23 lainnya dirawat di rumah sakit. Sebanyak tujuh orang berada dalam kondisi kritis dan menggunakan ventilator.

Pejabat kepolisian Sharad Singhal mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus ini, tetapi belum melakukan penangkapan.

“Ini bukan kebocoran gas yang tak disengaja. Bahan kimia sedang dibuang saat insiden itu terjadi,” kata Singhal.

BACA JUGA : Cerita Warga Koja Keracunan Usai Santap ‘Rice Box PSI’

India pernah menjadi negara dengan bencana industri terburuk pada 1984. Kala itu, gas metil isosianat bocor dari pabrik pestisida American Union Carbide Corporation di kota Bhopal. Akibat bencana ini, lebih dari 5.000 tewas.(han)

- Advertisement -

Berita Terbaru