Kamis, Januari 27, 2022

Banjir Bandang Terjang Bogor, Belasan Rumah Hanyut dan Jembatan Ambrol

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – BOGOR – Belasan rumah rusak dan jembatan ambrol di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diterjang banjir bandang akibat meluapnya sungai Cidurian, Senin (6/9) petang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menyebutkan bahwa banjir bandang tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur di empat kecamatan, yakni Cigudeg, Nanggung, Jasinga, dan Sukajaya.

“Ada juga 50 orang santri dan guru di Ponpes Darussalam terisolasi karena jembatan utama yang membentang di atas Sungai Cidurian terbawa arus. Saat ini tim reaksi cepat (TRC) sudah berupaya masuk ke sana,” kata Adam, saat dihubungi Selasa (7/9/2021) dini hari.

Dia mengatakan bahwa khusus di Kecamatan Nanggung, jalan sepanjang delapan meter mengalami longsor, tepatnya di Desa Malasari. Kemudian, di Kampung Cigowong, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg jembatan bambu ikut terbawa banjir bandang.

BACA JUGA: Wali Kota Bogor Membagikan Paket Sembako di Pasar Kebon Kembang

Selanjutnya, jembatan penghubung Desa Urug, Kecamatan Sukajaya dengan Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung terbawa arus banjir bandang.

Demikian juga dengan jembatan menuju Pondok Pesantren Darussalam, Desa Kalong Sawah, Kecamata Jasinga serta jembatan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung yang ikut terbawa arus.

“Ini masih laporan ringkas kaji cepat. Pasti data dinamis dan masih bisa berubah,” kata Adam.

Menurut dia data sementara menyatakan bahwa penghuni 10 rumah di bantaran Sungai Cidurian yang berlokasi di Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, terpaksa diungsikan.

BACA JUGA: Wali Kota Bogor Membagikan Paket Sembako di Pasar Kebon Kembang

Adam menjelaskan bahwa banjir bandang di Sungai Cidurian tersebut disebabkan curah hujan tinggi sejak sore hingga menjelang malam di wilayah barat Kabupaten Bogor.

BACA JUGA: Pelayanan Air Bersih di Kota Bogor Terganggu Akibat Pipa Air Bocor

Sementara itu Camat Cigudeg, Pardi menyebutkan bahwa luapan air Sungai Cidurian berangsur surut pada malam hari. Tapi dia tetap meminta warga di bantaran sungai mengungsi ke tempat yang relatif lebih aman.

“Alhamdulillah sudah mulai surut. Warga yang ada di bantaran Sungai Cidurian, sementara diungsikan ke tempat yang lebih aman karena khawatir terjadi banjir susulan,” katanya.(sir)

- Advertisement -

Berita Terbaru