Senin, September 26, 2022

Bunga Persik, Penanda Awal Kebangkitan Pariwisata Tibet

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Bunga persik yang mekar penuh tidak hanya menghiasi musim semi di wilayah otonomi Xizang, Tiongkok Barat Daya. Tetapi juga menandai awal kebangkitan bagi pariwisata di wilayah tersebut tahun ini.

Peach blossom by Yarlung Tsangpo river, near Milin county, Nyingchi (Linzhi) Prefecture, Tibet Autonomous Region of China.
- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Melansir chinadaily.com.cn, Pada festival bunga persik ke-19 yang sedang berlangsung di kota Nyingchi, wisatawan berkerumun ke berbagai resor yang terkenal dengan pemandangan bunga persik yang indah dengan latar belakang pegunungan yang tertutup salju.

Baca Juga: Ini Alasan Singapura Bisa Menjadi Negara Maju di Dunia

Berdasarkan pernyataan beberapa pengunjung, mereka telah lama terpesona oleh bunga persik Nyingchi. Hingga sampai akhirnya mendapat kesempatan tahun ini untuk datang ke Nyingchi.

Desa ini telah menjadi tempat upacara pembukaan festival selama bertahun-tahun, karena memiliki sejumlah besar pohon persik, sebagian besar liar, di daerah pegunungannya. Beberapa pohon persiknya berusia lebih dari 100 tahun.

Berdasarkan pernyataan dari pengunjung lain, mereka merasakan seperti negeri dongeng di bumi. Pegunungan bersalju, langit biru, dan bunga persik saling melengkapi engan spectrum warna yang kaya.

Tahun lalu, acara tersebut menyambut pengunjung yang jauh lebih sedikit karena langkah-langkah pencegahan dan pengendalian COVID-19. Nyingchi melihat jumlah wisatawan yang datang turun sekitar 70 persen pada paruh pertama tahun 2020. Namun, tahun ini wisatawan kembali.

- Advertisement -

Berita Terbaru