Sabtu, Desember 4, 2021

Cegah Naiknya Angka Covid, Menteri Luhut Minta Kepala Daerah Antisipasi Nataru

Berita Khusus

Berita Lain

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

IMPERIUMDAILY.COM -JEMBER Antisipasi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan, mengingatkan para kepala daerah di seluruh Indonesia, untuk tetap waspada terhadap kemungkinan merebaknya kembali pandemi Covid-19 di daerah masing-masing.

“Kepada semua pihak terkait, saya harap untuk menyiapkan skenario-skenario antisipatif, terkait adanya perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sehingga pandemi tetap bisa dikendalikan,” tegas Luhut, dalam pengarahannya secara daring dari Jakarta, Minggu (24/10).

Pengarahan Menko Marvest, Luhut B. Panjaitan ini, diikuti Bupati Jember Hendy Siswanto, Wakil Bupati Gus Firjauan, dan kalangan Forkopimda Kabupaten Jember, di Pendopo Wahyawibawagraha. “Saya juga minta teman-teman TNI, Polri, Satpol PP bahu-membahu melakukan pengawasan ini,” lanjutnya.

Menurutnya, sudah menjadi tradisi di Indonesia, bahwa perayaan Nataru, selalu dibarengi dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Mengingat, perayaan seperti ini juga diikuti dengan libur bersama.

“Saya juga minta Panglima TNI, Kapolri, Menhub dan para Gubernur serta Bupati dan Walikota, untuk menyiapkan skenario pengaturan mobilitas dari sekarang, untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus,” tegasnya.

BACA JUGA: Bupati Targetkan Jember Kembali Naik Level, Setelah Stok Vaksin Terpenuhi

Di layar kaca tampak, Menko Marvest RI, didampingi sejumlah menteri terkait, seperti Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Menteri Perdagangan, Menteri Parekraf, Menteri Kominfo, dan Kepala BNPB RI.

Dijelaskannya, kondisi pandemi di tanah air, saat ini sudah terkendali. Meski demikian, Luhut B. Panjaitan, tetap minta semua daerah tidak lengah.

“Situasi pandemi Covid-19 tetap terkendali, tapi kita tidak boleh lengah, Indonesia kasus konfirmasi bulan Oktober kalau kita lihat data ini terus mengalami penurunan,” terang Luhut.

Untuk Jawa-Bali, kasus aktif angkanya terus menurun. Demikian juga data terkait dengan angka reproduksi (Rt) Covid-19, juga menurun. Menyikapi kondisi seperti ini, Menko Marvest tetap meminta semua pihak waspada.

“Saya tidak bosan menyampaikan bahwa kita tetap harus berhati-hati. Meski Rt di Jawa-Bali terus menurun di bawah satu, ini mengidentifikasikan terkendalinya pandemi Covid-19. Dalam data di Jawa sudah 0,93, Sulawesi 0,95 dan Bali 0,98,” tegasnya.

Vaksinasi Harus Tetap Jalan

Selain memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, Menteri Luhut juga minta semua daerah, tetap melakukan akselerasi kegiatan vaksinasi. Khususnya bagi para lansia untuk dapat ditingkatkan pencapaiannya.

Akselerasi vaksinasi menurutnya perlu dilakukan, terutama untuk kabupaten/kota  yang belum memenuhi target. “Jadi kita perlu hati-hati karena vaksinasi lansia dan vaksinasi kedua masih banyak yang belum memenuhi standar, itu sebabnya kriteria vaksinasi kita masukan,” kata Luhut.

BACA JUGA: Bupati Hendy Roadshow ke Jakarta “Jual” Potensi Daerah

Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku sampai saat ini capaian vaksinasi di wilayahnya masih belum beranjak dari angka 30 persen. Itu sebabnya, kata Hendy, Kabupaten Jember sampai saat ini masih tetap berada di Level-3 PPKM.

“Kita siap melakukan percepatan vaksinasi, tapi kendalanya sampai saat ini kami belum mendapat droping vaksin dalam jumlah cukup dari pemerintah pusat. Kami saat ini dalam posisi menunggu, insya Allah dalam waktu dekat permintaan kita segera terpenuhi,” jelas Hendy, yang mengaku sudah menghadap Menko Marvest untuk minta tambahan 500 ribu dosis. (yon)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru