Kamis, Januari 27, 2022

Coach Teco Minta Anak Asuhnya Sabar Menanti Liga 1

Berita Khusus

Berita Lain

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pelatih Bali United Stefano Cugurra yang akrab disapa Coach Teco. Meminta anak asuhnya untuk bersabar menghadapi situasi pandemi yang mengganggu pelaksanaan kompetisi sepak bola di Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal itu juga untuk menantikan penurusan kasus COVID-19 di Indonesia seiring perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Mudah-mudahan keputusan terbaik agar kasus COVID-19 di Indonesia segera menurun. Saya pikir semua pemain dan pelatih sudah cukup sabar sama situasi sepak bola Indonesia saat ini,” katanya, dikutip dari laman resmi klub, Kamis.

BACA JUGA: Jadwal Olimpiade Sepak Bola: Mesir vs Spanyol dan Brasil vs Jerman

Sampai saat ini, pasukan armada asuhan Coach Teco pun masih diberikan porsi latihan secara mandiri oleh tim pelatih fisik.

Jika nantinya pemerintah mulai memberikan kelonggaran PPKM pekan depan, kata dia, maka skuad Serdadu Tridatu bisa kembali berkumpul dalam latihan tim.

Teco menegaskan tidak akan membubarkan timnya seperti yang dilakukan beberapa tim Liga 1 karena pelaksanaan pembatasan kegiatan saat ini.

“Bali United sejauh ini tidak dibubarkan seperti beberapa tim lainnya. Tim kami menjalankan latihan mandiri. Saya pikir dari Bali United mau kompetisi jalan dan mau sepak bola Indonesia hidup lagi,” katanya.

BACA JUGA: Menakar Kans Windy Sebagai Peraih Medali Pertama Indonesia di Tokyo

Pemain profesional butuh latihan dan butuh pertandingan resmi,” tegas Coach Teco.

Karena itu, kata dia, Skuad Bali United akan mengawali latihan bersama dengan program fisik dan teknik jika PPKM telah berakhir pekan depan.

Teco mengingatkan bahwa harapan agar kompetisi Liga 1 terlaksana tahun ini menjadi cita-cita skuad Serdadu Tridatu dan pecinta sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Istilahnya sekarang adalah PPKM Level 4 yang berlaku untuk pulau Jawa dan Bali, sementara 27 provinsi lainnya menjalankan PPKM Mikro berdasarkan Instruksi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia.(int4)

- Advertisement -

Berita Terbaru