Kamis, Januari 27, 2022

Diterkam Buaya 3 Meter, Pria di Kutai Timur Alami Banyak Luka

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – KUTAI – Pria bernama Abdul Gani (42) di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) dilarikan ke Pueskesmas usai diserang buaya 3 meter saat buang air besar di sungai. Abdul menderita sejumlah luka dibuatnya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Buaya Terkam Remaja di NTT Saat Menimba Air di Kali

“Benar ada warga kita yang menjadi korban serangan buaya,” ungkap Kapolsek Bulungan Iptu Dedik I Prasetyo saat dihubungi Kamis (13/1/2022) malam.

Abdul sedang buang air besar di sungai dekat rumahnya di Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon hingga akhirnya seekor buaya tiba-tiba muncul menyerangnya sekitar pukul 19.30 Wita, Rabu (12/1) . Korban berhasil selamat setelah melakukan perlawanan.

BACA JUGA : Gustave, Buaya Raksasa Ini Disebut Memangsa 300 Orang

“Setelah disambar korban melakukan perlawanan dengan memukul kepala buaya hingga akhirnya terlepas dari gigitan,” kata Dedik.

Dijelaskan Dedik, saat kejadian kondisi di lokasi penyerangan buaya sedang terjadi banjir. Korban saat itu tak melihat kehadiran buaya karena kondisi gelap gulita.

BACA JUGA : Polisi Pasang Papan Peringatan Bahaya Buaya di Desa Talang Kerinci

“Dilihat dari luka gigitan di korban, diperkirakan buayanya berukuran 2 sampai 3 meter,” sebut Dedik.

Usai berhasil selamat dari terkaman buaya, korban kemudian meminta bantuan warga sekitar sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

BACA JUGA : Korban Diterkam Buaya di Banyuasin Belum Ditemukan

“Korban alami luka robek di bagian paha dan pinggang dan sempat dilarikan warga ke puskesmas Desa Sepaso,” terangnya, dilansir dari detik.com.

Dedik mengakui penyerangan buaya kerap terjadi di wilayahnya sehingga menghimbau warga selalu waspada saat berada di sungai, terutama saat banjir.

BACA JUGA : Video dan Syair Sejatine Tresno Sasya Arkhisna

“Masyarakat harus lebih waspada jika beraktivitas di dekat sungai, karena kita tidak tau di lokasi itu terdapat buaya atau tidak,” pungkasnya.(int7)

- Advertisement -

Berita Terbaru