Minggu, September 25, 2022

Gejala Flu Tomat Mirip Covid

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Setelah Covid dan monkeypox dan sekarang ilmuwan memperingkatkan adanya virus baru. Ilmuwan memberi nama flu tomat atau demam tomat. Virus itu pertama kali di temukan pada 6 Mei 2022 di negara bagian Kerala, India.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Melansir dari Blick.ch virus ini memiliki nama yang sedikit tidak biasa karena warna badan dapat berubah ketika orang tersebut terinfeksi virus ini. Sejauh ini  82 kasus telah di laporkan yang mengejutkan hanya anak anak di bawah usia 5 tahun yang terkena dampak nya.

Baca Juga : China Daratan Laporkan 648 Kasus COVID-19 Lokal Baru

Virus ini menunjukkan gejala demam, kelelahan dan sakit kepala. Tetapi juga mungkin muntah, diare dan ruam kulit. Gejala ini mirip dengan gejala awal corona, “Infeksi virus langka itu endemik dan tidak dianggap mengancam jiwa,” tulis para peneliti dalam laporan mereka.

Pada laporan peneliti juga tertulis bahwa virus baru ini tidak terkait dengan Covid-19. Oleh karena itu peneliti berasumsi bahwa flu tomat pada anak anak merupakan efek samping Chikungunya atau demam berdarah. Peneliti juga berasumsi vahwa ini adalah varian baru dari virus penyakit, tangan kaki dan mulut. Sejauh ini belum dapat dipastikan bahwa orag dewasa juga terinfeksi virus tersebut.

Baca Juga : Virus Baru yang Berpotensi Ditularkan dari Tikus ke Manusia Ditemukan di China

Layaknya flu pada umum nya flu tomat juga sangat mudah menular. Para peneliti menganjurkan agar mengisolasi diri selama kurang lebih 5-7 hari sejak timbulnya gejala. Hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang tersedia untuk mengobati atau mencegah flu tomat. Pencegahan terbaik terhadap penyakit ini adalah kebersihan dan mendisfeksi tangan, Orang yang terkena demam tomat disarankan untuk minum banyak cairan dan tetap di tempat tidur. (jrm2/lal)

- Advertisement -

Berita Terbaru