Kamis, Januari 27, 2022

Gempa Banten! Tiang Penyangga Atap Lapas Rangkasbitung Retak, Puluhan Napi Dipindah

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Gempa bermagnitudo 6,6 yang guncang Sumur, Pandeglang, Banten, menyebabkan kerusakan pada bangunan Lapas Rangkasbitung. Ada 50 orang narapidana yang dipindah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Setahun Berlalu, 117 KK Korban Gempa Majene Masih Bertahan Hidup di Pengungsian

“Upaya evakuasi ini kami lakukan untuk melindungi keselamatan narapidana. Hari ini, Jumat (14/01) malam kami mengosongkan 5 kamar hunian dengan memindahkan 50 orang narapidana.

Rinciannya adalah 25 orang dipindahkan ke Rutan Pandeglang, sementara 25 orang lagi dipindahkan ke Lapas Serang,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Banten, Tejo Harwanto, kepada wartawan, Sabtu (15/1/2022).

BACA JUGA : Gempa Kembali Guncang Halmahera Utara, Dua Kali dalam Satu Jam

Dia mengatakan kerusakan yang terjadi dapat dikategorikan sebagai kerusakan ringan hingga sedang.

Evakuasi napi dilakukan usai pihak Dinas PUPR Lebak menyatakan ada keretakan yang terjadi pada tiang penyangga atap bangunan kamar hunian dan menyebabkan beberapa kamar hunian di Lapas Kelas III rawan untuk ditempati.

BACA JUGA : Gempa M 4,4 Guncang Tarakan

Pemindahan dilakukan pada Jumat (14/01) pukul 21.00 WIB. Pemindahan dilakukan dengan menggunakan dua unit mobil transpas dan satu unit mobil Polres Lebak, serta satu unit mobil Kejari Lebak dengan pengawalan anggota Polsek Rangkasbitung dan Polres Lebak.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto, mengatakan pihaknya mengumpulkan napi di luar ruangan saat gempa dan melakukan pengecekan kondisi bangunan.

BACA JUGA : BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5 di Jember

“Pada saat terjadi gempa, petugas melakukan evakuasi dengan mengumpulkan seluruh napi di lapangan serba guna, dilansir dari detik.com

Kami juga melakukan koordinasi dengan aparat penegah hukum (APH) setempat untuk meminta bantuan siaga pengamanan.

BACA JUGA : Main Game dengan Uang Jutaan Rupiah, Via Vallen Dihujat

Selain itu, kami juga melakukan koordinasi lisan dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak untuk meminta bantuan siaga bencana,” kata Budi.(int7)

- Advertisement -

Berita Terbaru