Kamis, Oktober 28, 2021

Manfaat Berjemur Pagi Hari, Penting untuk Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Berita Khusus

Berita Lain

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Berjemur di pagi hari mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan. Apalagi, salah satu manfaat berjemur adalah meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Seperti diketahui, sinar matahari pagi adalah sumber vitamin D yang bisa didapat dengan mudah. Cukup dengan berdiam diri di bawah sinar matahari selama 5-10 menit, akan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan Vitamin D, kita memerlukan paparan sinar ultraviolet B yang muncul antara Pukul 09.30 – 14.30.

“Jadi yang efektif jam 9-10 pagi atau 2-3 sore,” kata Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof. DR. Dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K), M.Kes dalam IG Live bersama IDAI, Kamis 9 April 2020.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, setelah muncul pandemi Covid-19, jam terbaik berjemur matahari kembali menjadi perdebatan.

Apa sebetulnya yang membuat berjemur penting dilakukan di tengah pandemi? Budi menjelaskan, selain untuk mengoptimalkan pertumbuhan tulang, Vitamim D juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Dengan adanya Vitamin D, sel-sel kekebalan tubuh akan lebih aktif dalam melawan benda asing yang masuk ke tubuh, termasuk virus corona.

“Ketika kuman atau virus masuk ke dalam tubuh yang pertama melawan adalah sel-sel sistem imun.

Dengan adanya Vitamin D, fungsi sel imun akan meningkat, sehingga virus akan ditangkap dan dimatikan,” ungkapnya.

Bisa Cegah Corona

Lebih lanjut Budi menambahkan, bagi orang yang masih sehat, berjemur bisa menjadi salah satu cara mencegah penularan virus corona. Sementara bagi yang sudah terkena, konsumsi Vitamin D juga bisa membantu mempercepat pemulihan.

Hanya saja, jika berjemur tidak memungkinkan bagi pasien corona, mereka bisa mengonsumsi Vitamin D melalui suplemen.

“Tapi selama bisa dengan sinar matahari, lebih bagus sinar matahari karena gratis, tidak usah bayar asal sesuai kebutuhan. Dan sinar matahari bertahan lebih lama daripada suplemen,” tuturnya.

Durasi berjemur disesuaikan kembali dengan beberapa faktor, salah satunya jenis kulit.

Bagi orang Indonesia, yang kebanyakan berkulit sawo matang, dianjurkan berjemur selama 15-20 menit.

“Kecuali yang kulitnya cokelat, bisa sampai sekitar 30 menit,” pungkasnya.(via)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru