Minggu, Juni 26, 2022

Ini 5 Pola Diet Ala Jepang yang Dipercaya Dapat Perpanjang Usia

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – TOKYO – Jepang merupakan negara yang memiliki harapan hidup terpanjang di dunia. Namun, ternyata itu tidak selamanya terjadi pada negara sakura tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “European Journal of Clinical Nutrition” membandingkan tren rata-rata harapan hidup penduduk dari tahun 1960-an hingga 2017 di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang.

BACA JUGA: Shirataki Layak Masuk dalam Menu Diet Harian, Ini Alasannya

Pada 1960-an, orang Jepang memiliki harapan hidup terpendek. Pada akhir 1960-an, pria Jepang memiliki harapan hidup terpanjang di antara tujuh negara tersebut. Namun pada pertengahan 1970-an, itu digantikan oleh wanita Jepang.

Sejak itu, meskipun harapan hidup rata-rata negara lain juga meningkat, harapan hidup rata-rata orang Jepang tetap yang pertama. Menurut data WHO, rata-rata harapan hidup di Jepang pada 2019 adalah 84,3 tahun. Jadi, apa yang membuat Jepang memiliki tingkat harapan hidup terpanjang? Pola makan seperti apakah yang mereka terapkan?

1. Makan lebih banyak seafood, lebih sedikit daging merah dan produk susu

Seperti yang diketahui, kebanyakan makanan khas Jepang terbuat dari seafood. Mengapa demikian? Itu karena seafood kaya akan asam lemak tak jenuh ganda seri n-3 , yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung iskemik. Jadi dibandingkan dengan negara lain, tingkat kematian penyakit jantung iskemik di Jepang selalu yang terendah.

BACA JUGA: Hati-hati! Diet Yoyo Meningkatkan Risiko Serangan Jantung dan Diabetes

Survei Diet Nasional Jepang 2019 menunjukkan bahwa orang dewasa berusia 20-65 dapat makan rata-rata 68,5 gram sehari atau 479,5 gram seafood dalam seminggu.

Selain itu, diet dengan makan lebih sedikit daging merah dan produk susu juga dapat memperkecil tingkat kematian penyakit serebrovaskular.

Susu mengandung sumber kalsium yang sangat penting bagi tubuh. Pedoman diet Jepang merekomendasikan untuk minum susu 200-300 ml per hari.

2. Makan lebih banyak produk kedelai

Melansir dari sohu, makan lebih banyak produk kedelai seperti tahu dan susu kedelai dapat meningkatkan umur panjang. Dikarenakan makanan tersebut kaya akan isoflavon kedelai dan protein nabati.

Studi telah menemukan bahwa populasi Asia dengan asupan isoflavon kedelai yang lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dan kanker prostat, terutama Jepang.

BACA JUGA: Mengenal Diet 1975, Cara Diet Orang Jepang yang Bikin Langsing dan Panjang Umur

Menurut sebuah penelitian, mengganti daging merah dengan makanan yang mengandung protein nabati dapat mengurangi risiko kematian akibat kanker dan penyakit kardiovaskular.

Statistik dari Organisasi Pangan dan Pertanian Internasional pada tahun 2013 menunjukkan bahwa asupan kedelai per kapita tahunan Jepang adalah 7,34 kg, jauh lebih tinggi daripada enam negara lainnya.

3. Minum lebih banyak teh

Teh mengandung polifenol teh dan komponen lain yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian telah menemukan bahwa minum teh secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan kanker lambung.

Namun, Anda harus memperhatikan suhu dan cara menyeduhnya terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan air dengan suhu mendekati 100°C untuk teh hitam dan 80°C untuk teh hijau selama 2-3 menit agar lebih banyak polifenol teh yang tertahan.

BACA JUGA: Diet Seimbang Lebih Penting Untuk Kurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

4. Makan lebih sedikit gula

Studi telah menemukan bahwa makan lebih sedikit gula mungkin terkait dengan prevalensi obesitas yang lebih rendah. Begitu berat badan bertambah, berbagai penyakit kronis akan datang dan kemudian akan sulit untuk berumur panjang.

Data Survei Diet Nasional 2019 menunjukkan bahwa Jepang hanya mengonsumsi 6,5 ​​gram gula per kapitanya. Namun seiring bertambahnya usia, asupan gula secara keseluruhan cenderung menurun. Misalnya, wanita berusia 30-45 tahun yang hanya mengonsumsi sekitar 10 gram gula per hari dibandingkan anak-anak.

BACA JUGA: Ini Cara Diet yang Mudah dan Menyenangkan

5. Makanan yang beragam

Penelitian telah menunjukkan bahwa makan berbagai makanan dan mengikuti diet yang dianjurkan oleh Pedoman Diet Jepang dapat mengurangi angka kematian secara keseluruhan.

BACA JUGA: Ketahui 5 Penyebab Perut Buncit Agar Diet Tak Sia-sia

Bahkan, pedoman diet warga China juga menganjurkan makanan yang bervariasi. Tidak sulit untuk makan setidaknya 12 jenis makanan setiap hari. Misalnya, makanan pokok adalah nasi multigrain dan makanan pendamping lainnya adalah berbagai macam olahan sayur dan ikan.(nd2/lna)

- Advertisement -

Berita Terbaru