Senin, September 26, 2022

Joss…Polresta Banyuwangi Bongkar Kasus Perdagangan Anak di Bawah Umur

Berita Khusus

Berita Lain

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berhasil membongkar kasus dugaan perdagangan dua anak di bawah umur.  

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Seorang mucikari dan seorang pengguna jasa prostitusi anak di bawah umur berhasil ditangkap. Selain itu, seorang pengguna jasa prostitusi anak di bawah umur juga dikeler polisi

Sang muncikari yakni MY (50) warga Kecamatan Singojuruh dan SW (56) warga Kecamatan Genteng selaku pembeli ditetapkan sebagai tersangka

Sementara  seorang pelaku dibawah umur asal kecamatan Sempu, yang berperan sebagai pembujuk dua korban ditetapkan sebagai pelaku anak. 

“Kita amankan kemarin dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Jumat 13 November 2020.

Menurut Arman kasus iki terbongkar setelah salah satu dari dua anak yang dijual melaporkan hal tersebut ke orangtua. Orangtua korban kemudian melaporkan hal tersebut ke aparat kepolisian. 

“Ada orangtua korban yang melaporkan hal tersebut. Kejadian pada bulan Maret 2020 lalu,” tambahnya. 

Saat itu, salah satu pelaku yang berusia di bawah umur membujuk rayu kedua korban untuk bekerja di salah satu warung. Pelaku anak itu menjanjikan kepada korban akan mendapat uang banyak sembari menunggu sekolah tatap muka dimulai. 

“Tidak taunya mereka dijual di salah satu eks lokalisasi terbesar di Banyuwangi. Keduanya sempat di sekap dan wajib melayani tamu yang datang. Korban merupakan anak di bawah umur. Satu umur 15 dan satu lagi umur 14 tahun,” ujarnya. 

Atas perbuatan tersangka, polisi menjerat dengan Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 88 dan pasal 17, Undang – Undang nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang pasal 2 dan pasal 17.

“Saat ini masih kita periksa lebih lanjut. Apakah masih ada tersangka lain, kita masih menunggu hasil penyidikan,” tutup Kapolresta Arman. (ozi/aka)

- Advertisement -

Berita Terbaru