Kamis, Januari 27, 2022

Kasus Corona Varian Delta di Jawa Timur Bertambah

Berita Khusus

Berita Lain

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menemukan lima tambahan kasus infeksi virus corona varian B.1.617.2 atau varian Delta. Sehingga saat ini total ada delapan kasus infeksi virus corona varian Delta yang ditemukan di wilayah Jawa Timur.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Lima kasus yang terbaru, sebelumnya tiga kasus, sehingga sampai sekarang ada delapan kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana ketika dikonfirmasi, Sabtu (19/6).

BACA JUGA: Selain Indonesia, Ini Negara-Negara yang Alami Lonjakan Kasus COVID-19

Herlin menjelaskan bahwa dari delapan pasien yang terinfeksi SARS-CoV-2 varian Delta, empat orang menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, tiga orang dirawat di rumah sakit swasta, dan satu orang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro.

“Mereka di antaranya merupakan orang yang terjaring dari penyekatan di Jembatan Suramadu, tapi juga ada yang telah dirawat di rumah sakit,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan lanjutan untuk mendeteksi penularan virus corona varian baru dilakukan pada pasien COVID-19 dengan nilai Ct di bawah 25 yang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Apabila Ct Value-nya di bawah 25, maka kami antisipasi untuk dilakukan (analisis) genome sequencing (pengurutan genom),” katanya.

Mantan Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya itu meminta masyarakat mewaspadai penularan virus corona varian Delta, yang bisa menular dengan cepat.

BACA JUGA: Epidemiolog Beber Konsep PSBB Surabaya Raya Plus

“Kita semua harus lebih ekstra hati-hati menghadapi varian dari India ini,” kata Herlin.

Pada Senin (14/6), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengonfirmasi bahwa ada tiga pasien yang terinfeksi virus corona varian Delta di wilayah Jawa Timur.

Dua dari pasien itu hanya mengalami gejala ringan dan satu orang lainnya tanpa gejala sakit. Kondisi ketiga pasien tersebut dilaporkan stabil.(lna)

- Advertisement -

Berita Terbaru