Sabtu, Desember 4, 2021

Kemesraan Prabowo, Mega dan Puan Semoga Tak Cepat Berlalu Seperti Sebelum-sebelumnya

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Kemesraan Prabowo Subianto, dengan Megawati Sukarnoputri dan Puan Maharani mulai sering diumbar ke publik.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kemesraan tiga tokoh bangsa ini kian tampak lewat beberapa pertemuan.

Teranyar, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto, bertemu dan berdiskusi di ruang VVIP Istana Kepresidenan sebelum pelantikan Jenderal Andika Perkasa, Kamis (18/11/2021).

Pertemuan Megawati dan Prabowo berlangsung hangat setelah Puan Maharani bergabung.

Pertemuan 3 pentolan partai papan atas Tanah Air itu dianggap memiliki pesan politik, dan tak jarang dikaitkan dengan kontestasi Pilpres 2024. Megawati-Prabowo-Puan disebut segitiga elite politik.

BACA JUGA: Melihat Sinyal Koalisi 2024 dalam Pertemuan Prabowo, Puan dan Megawati



PDIP kini sedang memperkuat isyarat untuk bekerja bersama-sama. PDIP ingin seluruh kekuatan politik bekerja sama membantu masyarakat.

“Yang diperkuat PDI Perjuangan adalah sinyal gotong royong seluruh kekuatan nasional untuk membantu rakyat di tengah pandemi,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Jumat (19/11/2021).

Ciri alami PDIP adalah bekerja sama dengan partai politik yang memiliki komitmen memajukan Indonesia. Tujuannya, memperbaiki kehidupan masyarakat Tanah Air.

BACA JUGA: NasDem Buka Peluang Koalisi dengan Golkar Maupun PDIP di Pemilu 2024



“Tentang kerja sama parpol, itu sudah menjadi ‘nature’-nya PDI Perjuangan selama kerja sama itu bagi kemajuan Indonesia Raya dan tentunya untuk perikehidupan rakyat yang lebih baik,” sebut Hasto.

Untuk Pilpres 2024, PDIP memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan pemetaan. PDIP sendiri melihat situasi dan kondisi politik RI masih cukup dinamis.

“Terkait kerja sama untuk pilpres, masih cukup waktu untuk melakukan konsolidasi dan pemetaan politik yang begitu dinamis,” ucap Hasto.

Tanggapan Gerindra



Bagi Gerindra, pertemuan Prabowo, Megawati dan Puan adalah silaturahmi. Gerindra merasa silaturahmi dengan PDIP selalu terjaga.

“Saya belum sempat bertemu Pak Prabowo setelah pertemuan tersebut, sehingga tidak tahu persis detail isi pembicaraan beliau-beliau. Pertemuan tersebut adalah bentuk silaturahmi yang amat baik seperti yang selama ini selalu terjaga,” ucap Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (19/11/2021).

Prabowo dengan Megawati dan Puan memang dekat sejak dulu. Pertemuan segitiga elite politik itu selalu seru berselimut canda.

“Pak Prabowo sejak dahulu memang dekat dan akrab dengan Bu Mega dan Mbak Puan. Kalau bertemu pasti seru dan diwarnai tawa dan canda,” ujar Habiburokhman.

Partai berlambang kepala burung garuda itu membuka lebar-lebar pintu koalisi dengan PDIP. Meski pisah jalan di 2014, Gerindra dan PDIP tidak pernah bermusuhan secara ideologi.

BACA JUGA: Guspardi Gaus Minta KPU Persiapkan Penjabaran Anggaran Pemilu 2024



“Soal kemungkinan koalisi di 2024 sangat terbuka sekali, PDIP dan Gerindra punya sejarah pertemanan yang panjang. Kami pernah kerja sama di 2009 dan pernah berbeda pilihan di 2014 dan 2019. Tetapi kami tidak pernah bermusuhan secara ideologi dengan mereka,” papar Habiburokhman.

Namun, 2024 masih hitungan tahun. Gerindra kini sedang menikmati kehangatan berkoalisi dengan PDIP, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentunya.

Pertemuan Megawati, Prabowo dan Puan dinilai spesial jika dibandingkan pertemuan dengan tokoh koalisi lain.

Hubungan Megawati dengan Prabowo di periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi dinilai berbeda dari sebelumnya. Selalu ada pesan politik di balik pertemuan mereka.

“Secara umum, pertemuan itu menegaskan satu hal penting tentang kemesraan segitiga elite politik antara Ketum PDIP, Ketum Gerindra plus Menhan, dan Ketua DPR,” kata Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, kepada wartawan, Jumat (19/11/2021).

“Di periode kedua Jokowi, hubungan Mega dengan Prabowo terlihat begitu spesial dibandingkan dengan pertemuan dengan tokoh lain. Terlihat berbeda dan selalu ada pesan politik simbolik yang pastinya dikaitkan dengan Pilpres 2024,” imbuhnya.

Dipertemuan Lain



Kemesraan ketiganya ini tampak lewat momen lain. Salah satunya pada 2019. Kala itu, Megawati, Prabowo, dan Puan selfie atau swafoto bersama. Swafoto itu dilakukan saat Prabowo dilantik sebagai Menteri Pertahanan.

Swafoto itu pun diunggah Puan dalam akun Instagram-nya. Puan dan Megawati tampak tersenyum, sementara Prabowo menyempil di antara keduanya.

BACA JUGA: Megawati Dewan Pengarah BRIN, PDIP Senang PKS Meradang



“Selamat bekerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2019-2024,” tulis Puan.

Puan juga menyertakan doa agar Indonesia maju. Tak lupa, Ketua DPP PDIP itu membubuhkan emoji bendera Merah-Putih.
“Untuk Indonesia Maju ??????,” imbuhnya.

Pengukuhan Megawati sebagai Profesor



Momen kebersamaan lainnya terekam saat Megawati dikukuhkan sebagai profesor kehormatan dari Universitas Pertahanan (Unhan) pada 11 Juni 2021.

Menhan Prabowo Subianto dan Kepala BIN Budi Gunawan (BG) turut hadir dalam pengukuhan ini. Para tokoh dan pejabat ini tertangkap kamera berfoto bersama Megawati usai pengukuhan gelar profesor kehormatan.

Prabowo kala itu pun ikut berfoto bersama Megawati dan Puan. Megawati awalnya berfoto dengan ketiga anaknya dan keluarga. Puan, Prananda, dan Tatam, bersama seluruh anggota keluarganya.

Menhan Prabowo Subianto, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Puan Maharani kemudian berfoto bersama. Tampak Megawati diapit oleh Prabowo Subianto, Budi Gunawan, dan Puan Maharani, saat foto bersama.

Usai melakukan foto bersama, Prabowo, Megawati, dan Puan Maharani mendapatkan penghormatan dari pasukan. Sebelum mendapat penghormatan, Prabowo, Megawati, dan Puan Maharani tampak selfie atau berswafoto.(han)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru