Minggu, September 25, 2022

Kerjasama Kanye West dan Gap Berhenti: “Raja Tidak Bisa Tinggal di Istana Orang Lain”

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Sebenarnya, kerja sama antara Kanye West dan perusahaan fashion Gap harus berjalan hingga 2026. Tapi sekarang tiba-tiba berakhir dan alasan dari sang rapper itu luar biasa.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Melansir Spiegel.de, Kemitraan Kanye West dengan perusahaan mode Gap berakhir sebelum benar-benar berjalan. “Agenda kami tidak cocok,” ujar rapper dan desainer bintang, yang hanya menyebut dirinya “Ye”, pada hari Kamis (waktu setempat) di stasiun CNBC AS.

Baca juga: Festival Musik di Uganda Batal Digelar Usai Dituding Promosikan LGBT

“Semua orang tahu saya pemimpinnya, saya rajanya,” West mengumumkan. “Seorang raja tidak bisa tinggal di istana orang lain. Seorang raja harus membangun istananya sendiri.”

Bos Gap Mark Breitbard mengkonfirmasi akhir kerja sama dalam sebuah memo kepada karyawan yang dikutip oleh CNBC. Namun, rangkaian produk yang ada masih harus dijual. Padahal, seharusnya kemitraan itu berjalan hingga akhir 2026.

Merek Yeezy Gap dan West mengumumkan kesepakatan mereka pada Juni 2020, menyebabkan kegemparan di dunia mode. West memiliki sejarah kemitraan yang sukses dengan barang raksasa olahraga Adidas yang sebelumnya dengan saingan besarnya Nike.

Menurut pernyataannya sendiri, dia sekarang ingin menawarkan produk Yeezy-nya di Gap dengan harga lebih rendah dan dengan demikian membuatnya terjangkau oleh masyarakat umum.

Lagi dan Lagi Masalah Dengan Mitra

West juga berulang kali mengeluh tentang kemitraan dengan Adidas. Superstar AS yang eksentrik itu menuduh perusahaan barang olahraga Jerman seperti Gap tidak menepati perjanjian kontrak dengannya. Secara umum, dia tidak merasa cukup terlibat dalam keputusan dan menuntut lebih banyak pengaruh.

Baca juga: Debut Stadion Final Piala Dunia Qatar Senilai 3,4 M Euro Dihujani Kritik

West juga menuduh mitra menyalin ide-idenya dan menggunakannya untuk produk bermerek mereka sendiri. Namun, Adidas sejauh ini tidak menonjolkan konflik dan tuduhan. (jrm3/lna)

- Advertisement -

Berita Terbaru